c
cerpen.web.id suara & bisikan sastra
Kembali
Ukuran Teks:
Humor

La Dana dan Kerbaunya

CR
Cerita Rakyat Nusantara

Diterbitkan 8 Juli 2026 • 2 Menit Baca

Di Tana Toraja, hiduplah seorang pemuda bernama La Dana. Ia terkenal cerdik, bahkan kadang terlalu cerdik. Orang kampung sering geleng-geleng kepala melihat akalnya, tetapi diam-diam mereka juga kagum.

Suatu hari La Dana dan temannya diundang ke sebuah pesta adat. Di Toraja, tuan rumah pesta biasanya membagikan daging kerbau kepada para tamu. La Dana dan temannya mendapat bagian yang sama: seekor kerbau untuk berdua.

"Bagaimana kalau kerbaunya dibagi saja," usul La Dana. "Aku ambil bagian belakang, kau ambil bagian depan."

Temannya setuju tanpa berpikir panjang. Kerbau itu masih hidup, jadi mereka memutuskan memeliharanya dulu sebelum disembelih. Temannya harus memberi makan kerbau itu setiap hari, karena mulutnya berada di bagian depan. Sementara La Dana tak perlu melakukan apa-apa.

Beberapa bulan kemudian, kerbau itu gemuk dan sehat. Seorang petani datang ingin menyewa kerbau untuk membajak sawah. "Tentu boleh," kata La Dana. "Tapi uang sewanya untukku, karena yang menarik bajak adalah bagian belakang kerbau."

Temannya protes, tetapi La Dana berkeras. Ketika kerbau itu akhirnya disembelih, temannya berharap setidaknya bisa mendapat bagian yang adil. Namun La Dana lebih dulu berkata, "Kerbau ini mati karena kakinya lelah membajak, dan kaki belakang itu milikku. Jadi yang paling berjasa adalah aku."

Temannya yang sudah habis kesabaran akhirnya mengadu kepada kepala kampung. Setelah mendengar cerita keduanya, kepala kampung tertawa terbahak-bahak. "La Dana," katanya, "kau memang cerdik. Tapi kalau yang depan tak pernah diberi makan, yang belakang juga tak akan pernah bisa menarik bajak."

La Dana tersipu. Ia sadar akalnya kali ini keterlaluan. Akhirnya daging dan uang sewa itu dibagi rata. Orang kampung pun tertawa setiap kali mengingat kisah itu.

Cerita La Dana disukai anak-anak Toraja karena lucu, tetapi pesannya jelas: kecerdikan sebaiknya dipakai untuk menolong, bukan untuk mengakali teman sendiri.

Keterangan Salinan

Salinan adaptasi bebas dalam bahasa Indonesia oleh Redaksi cerpen.web.id dari cerita rakyat “La Dana dan Kerbaunya” (Toraja, Sulawesi Selatan). Karya aslinya berstatus domain publik. Seluruh penghargaan atas cerita ini tetap milik para penutur aslinya.

CR

Tentang Penulis: Cerita Rakyat Nusantara

Kisah-kisah turun-temurun dari berbagai daerah di Indonesia, diceritakan ulang oleh redaksi.

Lihat Semua Karya Cerita Rakyat Nusantara →

Tanggapan Pembaca (0)

Cerpen Lain di Humor

Hantu Canterville
Humor 3 Menit Baca

Hantu Canterville

Ketika Tuan Hiram B. Otis, seorang menteri Amerika, membeli Istana Canterville di Inggris, semua orang memperingatkannya bahwa istana itu berhantu. Bahkan Lord Canterville sendiri, sang pemilik lama,...

Kucing Bersepatu Bot
Humor 3 Menit Baca

Kucing Bersepatu Bot

Seorang tukang giling gandum meninggal dunia dan mewariskan hartanya kepada tiga orang putranya. Si sulung mendapat penggilingan, si tengah mendapat keledai, dan si bungsu hanya mendapat seekor kucing...