c
cerpen.web.id suara & bisikan sastra
Kembali
Ukuran Teks:
Renungan

Eksperimen Dokter Heidegger

NH
Nathaniel Hawthorne

Diterbitkan 20 September 2026 • 3 Menit Baca

Dokter Heidegger yang sudah sangat tua mengundang empat sahabat lamanya ke ruang kerjanya. Mereka adalah tiga lelaki tua berjanggut putih: Tuan Medbourne, Kolonel Killigrew, dan Tuan Gascoigne, serta seorang perempuan tua yang layu, Janda Wycherly.

Keempatnya adalah orang-orang yang hidupnya penuh penyesalan. Medbourne dulu saudagar kaya yang bangkrut karena spekulasi. Killigrew menghabiskan masa mudanya untuk bersenang-senang hingga tubuhnya rusak. Gascoigne seorang politisi yang korup dan namanya sudah dilupakan. Dan Janda Wycherly dulu perempuan tercantik di kotanya, tetapi karena skandal, ia hidup terasing. Konon, di masa muda, ketiga lelaki itu pernah memperebutkannya hingga hampir saling membunuh.

Ruang kerja Dokter Heidegger penuh dengan rak buku berdebu, sebuah cermin tua yang konon dihuni arwah para pasien yang meninggal, dan sebuah kerangka manusia di dalam lemari.

Dokter Heidegger mengeluarkan sebuah vas kristal berisi cairan bening yang berkilau. "Sahabat-sahabatku," katanya, "ini air dari Mata Air Awet Muda, yang pernah dicari oleh penjelajah Ponce de León. Seorang kawan mengirimkannya kepadaku dari Florida."

Ia mengambil sekuntum mawar kering yang sudah layu dan hampir remuk, pemberian kekasihnya lima puluh lima tahun yang lalu, yang meninggal sebelum mereka menikah. Ia mencelupkannya ke dalam air itu. Perlahan-lahan, kelopak mawar itu menggembung dan memerah, hingga mawar itu kembali segar seperti baru dipetik.

Keempat tamunya terpana. Dokter Heidegger menuangkan air itu ke dalam empat gelas. "Sebelum kalian minum," katanya, "aku ingin kalian merumuskan prinsip-prinsip yang akan membimbing kalian bila kalian kembali muda. Kalian sudah punya pengalaman hidup yang begitu panjang. Tentu kalian tak akan mengulangi kesalahan-kesalahan masa muda."

Keempat tamu itu tertawa. Tentu saja mereka tak akan mengulangi kesalahan yang sama! Mereka meminumnya dengan rakus.

Seketika perubahan terjadi. Pipi mereka merona, keriput mereka memudar, dan rambut mereka kembali gelap. Mereka minum segelas lagi, dan segelas lagi. Tak lama kemudian, mereka kembali muda seperti di usia dua puluhan.

Tetapi mereka juga langsung kembali pada sifat-sifat lama mereka. Gascoigne mulai berpidato berapi-api tentang politik dan kebohongan-kebohongan patriotik. Killigrew menyanyikan lagu-lagu minum dengan keras sambil melirik Janda Wycherly. Medbourne mulai menghitung-hitung rencana untuk memonopoli perdagangan es di kutub. Dan Janda Wycherly berdiri di depan cermin, tersenyum genit pada bayangannya sendiri.

Ketiga lelaki itu mengerubungi Janda Wycherly. Mereka memperebutkannya lagi, seperti lima puluh tahun lalu. Mereka saling mendorong, berebut memeluknya, dan akhirnya berkelahi. Dalam perkelahian itu, vas kristal berisi air Mata Air Awet Muda tersenggol, jatuh, dan pecah. Airnya tumpah membasahi lantai.

Seekor kupu-kupu tua yang sayapnya sudah rapuh, yang tergeletak di lantai, terkena tetesan air itu dan terbang kembali.

Pada saat itu juga, keempat tamu itu merasakan dingin menjalar di tubuh mereka. Perlahan, keriput kembali, rambut mereka memutih, dan punggung mereka membungkuk. Mereka kembali tua. Mawar di tangan Dokter Heidegger pun kembali layu.

"Aku tak menyesal," kata Dokter Heidegger sambil memandang mawarnya. "Bahkan kalau Mata Air Awet Muda itu memancar di depan pintuku, aku tak akan membungkuk untuk membasahi bibirku dengannya. Itulah pelajaran yang kalian ajarkan kepadaku."

Tetapi keempat sahabatnya tak belajar apa-apa. Mereka memutuskan untuk berangkat ke Florida, dan meminum air Mata Air Awet Muda pagi, siang, dan malam.

Keterangan Salinan

Salinan adaptasi bebas dalam bahasa Indonesia oleh Redaksi cerpen.web.id dari “Dr. Heidegger's Experiment” karya Nathaniel Hawthorne (Amerika Serikat, 1837). Karya aslinya berstatus domain publik. Seluruh penghargaan atas cerita ini tetap milik penulis aslinya.

NH

Tentang Penulis: Nathaniel Hawthorne

Novelis dan cerpenis Amerika (1804–1864).

Lihat Semua Karya Nathaniel Hawthorne →

Tanggapan Pembaca (0)

Cerpen Lain di Renungan

Majikan dan Pelayannya
Renungan 3 Menit Baca

Majikan dan Pelayannya

Vasili Andreevich Brekhunov adalah saudagar kaya yang serakah. Suatu hari di musim dingin, ia bergegas hendak membeli sebidang hutan dengan harga murah sebelum didahului pesaingnya. Meski badai salju...