c
cerpen.web.id suara & bisikan sastra
Kembali
Ukuran Teks:
Kids

Serigala Berbulu Domba

A
Aesop

Diterbitkan 26 September 2026 • 2 Menit Baca

Di sebuah padang rumput yang luas, seekor serigala selalu mengincar kawanan domba. Tetapi seorang gembala yang cermat menjaga domba-dombanya siang dan malam, dibantu seekor anjing penjaga yang galak. Setiap kali serigala mendekat, anjing itu menggonggong, dan gembala mengusirnya dengan tongkat.

Serigala mulai kelaparan dan putus asa. Suatu hari, ketika mengembara di hutan, ia menemukan kulit domba yang ditinggalkan seorang pemburu. Mata serigala berbinar. "Aha! Ini yang kubutuhkan."

Ia membungkus tubuhnya dengan kulit domba itu, menutupi kepala dan punggungnya. Dari jauh, ia benar-benar tampak seperti seekor domba. Lalu ia berjalan pelan-pelan mendekati padang rumput, menyelinap masuk ke tengah kawanan domba.

Anjing penjaga tak curiga. Gembala pun tak melihat perbedaan. Domba-domba lain juga menerima kehadirannya. Bahkan seekor anak domba mengikutinya ke mana-mana, mengira ia induknya.

"Sempurna," pikir serigala. "Nanti malam, ketika gembala menutup kandang, aku akan terkurung bersama domba-domba ini. Aku bisa makan sepuasnya, lalu kabur sebelum pagi."

Menjelang senja, gembala menggiring semua domba masuk ke kandang dan menutup pintunya rapat-rapat. Serigala berbaring di sudut kandang dengan hati berbunga-bunga, menunggu gembala tertidur.

Tetapi malam itu, gembala berubah pikiran. Keesokan harinya akan ada pesta di rumahnya, dan ia membutuhkan seekor domba untuk disembelih. Ia mengambil pisau dan lentera, lalu masuk ke kandang dalam gelap. Ia meraba-raba, mencari domba yang paling besar dan gemuk.

Tangannya menyentuh seekor "domba" yang tubuhnya paling besar di antara semuanya. "Nah, ini dia," katanya. "Yang ini pasti dagingnya banyak."

Serigala yang menyamar itu tak bisa berbuat apa-apa. Kalau ia melawan, ia akan ketahuan. Kalau diam, ia akan disembelih. Sebelum ia sempat memutuskan, gembala sudah menyeretnya keluar. Ketika cahaya lentera menyinari wajahnya, gembala melihat moncong dan taring serigala di balik kulit domba itu.

"Jadi kau pencuri domba-dombaku selama ini!" seru gembala. Anjing penjaga terbangun dan menggonggong keras, dan serigala itu pun menerima ganjaran atas tipu dayanya.

Sejak zaman Aesop, ungkapan "serigala berbulu domba" dipakai untuk menggambarkan orang yang tampak baik dan ramah di luar, tetapi menyimpan niat jahat di dalam hatinya. Kisah ini juga mengajarkan bahwa tipu daya sering kali menjerat pelakunya sendiri.

Keterangan Salinan

Salinan adaptasi bebas dalam bahasa Indonesia oleh Redaksi cerpen.web.id dari “The Wolf in Sheep's Clothing” karya Aesop (fabel Yunani kuno). Karya aslinya berstatus domain publik. Seluruh penghargaan atas cerita ini tetap milik penulis aslinya.

A

Tentang Penulis: Aesop

Pendongeng Yunani kuno (± 620–564 SM), dikenal lewat fabel-fabelnya yang penuh pesan moral.

Lihat Semua Karya Aesop →

Tanggapan Pembaca (0)

Cerpen Lain di Kids

Siapa Risma Sebenarnya?
Kids 2 Menit Baca

Siapa Risma Sebenarnya?

Teng teng teng! Bel tanda masuk SDN I Sukasari berbunyi. Bu Titik, wali kelas VA masuk ke kelas. Di sampingnya ada seorang anak perempuan. “Anak-anak, ini Rismawati. Ia murid baru pindahan dari Suraba...

Anak Gembala yang Suka Berbohong
Kids 2 Menit Baca

Anak Gembala yang Suka Berbohong

Di sebuah desa di kaki bukit, ada seorang anak gembala yang setiap hari menggiring domba-domba penduduk ke padang rumput. Pekerjaannya sederhana: menjaga domba dari serigala. Tetapi bagi anak itu, pek...