c
cerpen.web.id suara & bisikan sastra
Kembali
Ukuran Teks:
Kids

Rubah dan Bangau

A
Aesop

Diterbitkan 20 Juli 2026 • 2 Menit Baca

Seekor rubah yang suka mempermainkan binatang lain mengundang seekor bangau untuk makan malam di rumahnya. "Datanglah, sahabatku," katanya dengan senyum manis. "Aku akan menyiapkan hidangan istimewa untukmu."

Bangau senang sekali diundang. Malam itu ia datang dengan perut lapar. Rubah menghidangkan sup yang harum, tetapi ia menyajikannya di atas piring ceper yang sangat dangkal.

Rubah menjilati supnya dengan mudah. Slurp, slurp! Dalam sekejap piringnya bersih. Sementara itu bangau hanya bisa mematuk-matuk piring dengan paruhnya yang panjang dan runcing. Tak setetes sup pun yang bisa ia minum.

"Ada apa, Bangau? Kau tak suka supku?" tanya Rubah pura-pura prihatin, sambil menahan tawa.

"Oh, supnya pasti enak," jawab Bangau dengan sopan. "Hanya saja aku sedang tak begitu lapar." Ia pulang dengan perut keroncongan, tetapi ia tak marah. Ia hanya berpikir.

Beberapa hari kemudian, Bangau mengundang Rubah makan malam di rumahnya. Rubah datang dengan gembira, membayangkan hidangan lezat.

Bangau menghidangkan daging cincang yang sangat harum. Tetapi ia menyajikannya di dalam dua buah kendi tinggi yang lehernya panjang dan sempit. Bangau memasukkan paruhnya yang panjang ke dalam kendi dan makan dengan lahap.

Rubah hanya bisa menjilat-jilat bibir kendi. Moncongnya terlalu besar untuk masuk ke leher kendi yang sempit. Ia mencium aroma daging yang lezat, tetapi tak bisa mencicipinya sedikit pun.

"Ada apa, Rubah? Kau tak suka masakanku?" tanya Bangau dengan wajah polos.

Rubah terdiam. Ia sadar bahwa Bangau sedang membalas perbuatannya dengan cara yang sama. Ia pulang dengan perut lapar dan wajah merah karena malu.

Sejak hari itu, Rubah tak lagi suka mempermainkan binatang lain. Fabel Aesop ini mengajarkan bahwa perbuatan buruk akan kembali kepada pelakunya, dan bahwa kita sebaiknya memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan.

Keterangan Salinan

Salinan adaptasi bebas dalam bahasa Indonesia oleh Redaksi cerpen.web.id dari “The Fox and the Stork” karya Aesop (fabel Yunani kuno). Karya aslinya berstatus domain publik. Seluruh penghargaan atas cerita ini tetap milik penulis aslinya.

A

Tentang Penulis: Aesop

Pendongeng Yunani kuno (± 620–564 SM), dikenal lewat fabel-fabelnya yang penuh pesan moral.

Lihat Semua Karya Aesop →

Tanggapan Pembaca (0)

Cerpen Lain di Kids

Hadiah Dari Ayah
Kids 3 Menit Baca

Hadiah Dari Ayah

Sudah dua hari ini aku menjadi pendiam. Aku sering menyendiri dan melamun. Bahkan pernah, saat istirahat sekolah tiba-tiba aku menangis tersedu-sedu. Monita yang duduk di sebelahku sampai merasa heran...

Rumpelstiltskin
Kids 3 Menit Baca

Rumpelstiltskin

Seorang tukang giling gandum yang suka membual pernah bertemu raja dan berkata, "Paduka, putri hamba bisa memintal jerami menjadi emas." Tentu saja itu bohong. Tetapi raja yang serakah perca...

Angin dan Matahari
Kids 2 Menit Baca

Angin dan Matahari

Suatu hari, Angin Utara dan Matahari bertengkar tentang siapa di antara mereka yang paling kuat. "Aku jauh lebih kuat darimu," kata Angin sambil menderu. "Aku bisa menumbangkan pohon, m...

Periuk Bubur Ajaib
Kids 2 Menit Baca

Periuk Bubur Ajaib

Dahulu kala, hiduplah seorang gadis kecil yang miskin bersama ibunya. Mereka sangat miskin sehingga sering tak punya apa pun untuk dimakan. Suatu hari, ketika perut mereka benar-benar kosong, gadis ke...