c
cerpen.web.id suara & bisikan sastra
Kembali
Ukuran Teks:
Kids

Singa dan Tikus Kecil

A
Aesop

Diterbitkan 12 Juli 2026 • 2 Menit Baca

Di tengah hutan, seekor singa besar sedang tidur siang di bawah pohon rindang. Dengkurnya terdengar hingga jauh. Seekor tikus kecil yang sedang mencari makan tak sengaja berlari di atas tubuhnya, lalu tersandung surainya yang lebat.

Singa terbangun dengan kesal. Dengan satu gerakan cepat, cakarnya yang besar menangkap tikus itu. "Berani-beraninya kau mengganggu tidurku!" aumnya. Mulutnya terbuka lebar, siap menelan tikus itu bulat-bulat.

"Ampun, Tuan Singa!" cicit tikus itu gemetar. "Maafkan aku, aku tidak sengaja. Tolong lepaskan aku. Suatu hari nanti aku pasti akan membalas kebaikanmu."

Singa tertawa terbahak-bahak. "Kau? Membalas kebaikanku? Makhluk sekecil kau bisa menolong raja hutan? Lucu sekali!" Tetapi karena perutnya masih kenyang dan hatinya sedang senang oleh lelucon itu, singa membuka cakarnya. "Pergilah, sebelum aku berubah pikiran."

Tikus itu berlari secepat kilat, berterima kasih berkali-kali.

Beberapa hari kemudian, para pemburu datang ke hutan itu. Mereka memasang jaring besar di antara pepohonan. Ketika singa berjalan melewatinya, jaring itu jatuh dan membelit seluruh tubuhnya. Singa meronta dan mengaum sekuat tenaga, tetapi makin ia bergerak, makin erat jaring itu mengikatnya.

Aumannya menggema ke seluruh hutan. Tikus kecil mendengarnya dan segera mengenali suara itu. Ia berlari menuju asal suara dan mendapati singa yang pernah melepaskannya kini terjerat tak berdaya.

"Tenanglah, Tuan Singa," katanya. "Aku akan menolongmu."

Tanpa membuang waktu, tikus mulai menggerogoti tali-tali jaring dengan giginya yang kecil tetapi tajam. Satu tali putus, lalu satu lagi, dan satu lagi. Tak lama kemudian terbukalah lubang yang cukup besar, dan singa pun bisa meloloskan diri sebelum para pemburu kembali.

Singa menatap tikus kecil itu dengan penuh rasa malu dan syukur. "Dulu aku menertawakanmu," katanya pelan. "Hari ini kau menyelamatkan nyawaku."

Sejak saat itu singa dan tikus bersahabat. Dan binatang-binatang hutan belajar bahwa tak ada kebaikan yang terlalu kecil, dan tak ada makhluk yang terlalu kecil untuk menolong.

Keterangan Salinan

Salinan adaptasi bebas dalam bahasa Indonesia oleh Redaksi cerpen.web.id dari “The Lion and the Mouse” karya Aesop (fabel Yunani kuno). Karya aslinya berstatus domain publik. Seluruh penghargaan atas cerita ini tetap milik penulis aslinya.

A

Tentang Penulis: Aesop

Pendongeng Yunani kuno (± 620–564 SM), dikenal lewat fabel-fabelnya yang penuh pesan moral.

Lihat Semua Karya Aesop →

Tanggapan Pembaca (0)

Cerpen Lain di Kids

Tiga Babi Kecil
Kids 2 Menit Baca

Tiga Babi Kecil

Dahulu kala, ada seekor induk babi yang memiliki tiga ekor anak babi. Ketika mereka sudah cukup besar, induk babi berkata, "Anak-anakku, kalian sudah dewasa. Pergilah dan bangunlah rumah kalian s...

Siapa Risma Sebenarnya?
Kids 2 Menit Baca

Siapa Risma Sebenarnya?

Teng teng teng! Bel tanda masuk SDN I Sukasari berbunyi. Bu Titik, wali kelas VA masuk ke kelas. Di sampingnya ada seorang anak perempuan. “Anak-anak, ini Rismawati. Ia murid baru pindahan dari Suraba...

Di Hari Ulang Tahun
Kids 4 Menit Baca

Di Hari Ulang Tahun

Mita menutup buku yang baru selesai dibacanya. Jam dinding di kamar menunjuk pukul empat sore. “Mengapa mereka belum datang juga?” Mita bertanya-tanya. Ia menghela nafasnya karena merasa kesepian. Dia...