Menjual Keperawanan
- By Amy CassandRa
- Published 02/17/2009
- Keluarga
-
Rating:




Wanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima . Sang
petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan
pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah
langkah wanita itu yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang
agak di pojok.
Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus
dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya
tapi,wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak
ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri.
Adakah seseorang yang sedang ditunggunya. Petugas satpam itu mulai
berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe wanita nakal yang biasa mencari
mangsa di hotel ini.
Usianya nampak belum terlalu dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang tengah beranjak dewasa.
Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati meja wanita itu dan bertanya:
'' Maaf, nona ... Apakah anda sedang menunggu seseorang? "
'' Tidak! '' Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain.
'' Lantas untuk apa anda duduk di sini?"
'' Apakah tidak boleh? '' Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas satpam..
'' Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yang ingin menikmati layanan kami.''
'' Maksud, bapak? "
'' Anda harus memesan sesuatu untuk bisa duduk disini ''
'' Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang. Tapi sekarang,
izinkanlah saya duduk di sini untuk sesuatu yang akan saya jual ''
Kata wanita itu dengan suara lambat.
'' Jual? Apakah anda menjual sesuatu di sini? '' Petugas satpam itu memperhatikan wanita itu.
Tak nampak ada barang yang akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yang hanya membawabrosur.
'' Ok, lah. Apapun yang akan anda jual, ini bukanlah tempat untuk berjualan. Mohon mengerti. ''
'' Saya ingin menjual diri saya, '' Kata wanita itu dengan tegas sambil menatap dalam-dalam kearah petugas satpam itu.
Petugas satpam itu terkesima sambil melihat ke kiri dan ke kanan.
'' Mari ikut saya, '' Kata petugas satpam itu memberikan isyarat dengan
tangannya. Wanita itu menangkap sesuatu tindakan kooperativ karena ada
secuil senyum di wajah petugas satpam itu. Tanpa ragu wanita itu
melangkah mengikuti petugas satpam itu. Di koridor hotel itu terdapat
kursi yang hanya untuk satu orang. Disebelahnya ada telepon antar
ruangan yang tersedia khusus bagi pengunjung yang ingin menghubungi
penghuni kamar di hotel ini. Di tempat inilah deal berlangsung.
'' Apakah anda serius? ''
'' Saya serius '' Jawab wanita itu tegas.
'' Berapa tarif yang anda minta? ''
'' Setinggi-tingginya. .' ''
' Mengapa?" Petugas satpam itu terkejut sambil menatap wanita itu.
'' Saya masih perawan ''
'' Perawan? '' Sekarang petugas satpam itu benar-benar terperanjat.
Tapi wajahnya berseri. Peluang emas untuk mendapatkan rezeki berlebih
hari ini.
Pikirnya '' Bagaimana saya tahu anda masih perawan?''
'' Gampang sekali. Semua pria dewasa tahu membedakan mana perawan dan mana bukan.. Ya kan ...''
'' Kalau tidak terbukti? "
'' Tidak usah bayar ...''
'' Baiklah ...'' Petugas satpam itu menghela napas. Kemudian melirik
kekiri dan ke kanan. '' Saya akan membantu mendapatkan pria kaya yang
ingin membeli keperawanan anda. '' '' Cobalah. ''
'' Berapa tarif yang diminta? ''
'' Setinggi-tingginya. ''
'' Berapa? ''
'' Setinggi-tingginya. Saya tidak tahu berapa? ''
'' Baiklah.. Saya akan tawarkan kepada tamu hotel ini. Tunggu sebentar ya.''
Petugas satpam itu berlalu dari hadapan wanita itu.Tak berapa lama kemudian, petugas satpam itu datang lagi dengan wajah cerah.
'' Saya sudah dapatkan seorang penawar. Dia minta Rp. 5 juta. Bagaimana?''
'' Tidak adakah yang lebih tinggi? ''
'' Ini termasuk yang tertinggi, '' Petugas satpam itu mencoba meyakinkan.
'' Saya ingin yang lebih tinggi...''
'' Baiklah. Tunggu disini ...'' Petugas satpam itu berlalu.Tak berapa
lama petugas satpam itu datang lagi dengan wajah lebih berseri.
'' Saya dapatkan harga yang lebih tinggi. Rp. 6 juta rupiah. Bagaimana? ''
'' Tidak adakah yang lebih tinggi? ''
'' Nona, ini harga sangat pantas untuk anda. Cobalah bayangkan, bila
anda diperkosa oleh pria, anda tidak akan mendapatkan apa apa. Atau
andai perawananda diambil oleh pacar anda, andapun tidak akan
mendapatkan apa apa, kecuali janji. Dengan uang Rp. 6 juta anda akan
menikmati layanan hotelberbintang untuk semalam dan keesokan paginya
anda bisa melupakan semuanya dengan membawa uang banyak. Dan lagi, anda
juga telah berbuat baikterhadap saya. Karena saya akan mendapatkan
komisi dari transaksi ini dari tamu hotel. Adilkan. Kita sama-sama
butuh ... ''
'' Saya ingin tawaran tertinggi ... '' Jawab wanita itu, tanpa peduli dengan celoteh petugas satpam itu.
Petugas satpam itu terdiam. Namun tidak kehilangan semangat.'' Baiklah,
saya akan carikan tamu lainnya. Tapi sebaiknya anda ikut saya.Tolong
kancing baju anda disingkapkan sedikit. Agar ada sesuatu yang memancing
mata orang untuk membeli. '' Kata petugas satpam itu dengan agak kesal.
Wanita itu tak peduli dengan saran petugas satpam itu tapi tetap
mengikuti langkah petugas satpam itu memasuki lift. Pintu kamar hotel
itu terbuka. Dari dalam nampak pria bermata sipit agak berumur
tersenyum menatap mereka berdua.
'' Ini yang saya maksud, tuan. Apakah tuan berminat? " Kata petugas satpam itu dengan sopan.
Pria bermata sipit itu menatap dengan seksama ke sekujur tubuh wanita itu...'' Berapa? '' Tanya pria itu kepada Wanita itu.
'' Setinggi-tingginya '' Jawab wanita itu dengan tegas.
'' Berapa harga tertinggi yang sudah ditawar orang? '' Kata pria itu kepada sang petugas satpam.
'' Rp.. 6 juta, tuan ''
'' Kalau begitu saya berani dengan harga Rp. 7 juta untuk semalam.''
Wanita itu terdiam. Petugas satpam itu memandang ke arah wanita itu dan berharap ada jawabanbagus dari wanita itu.
'' Bagaimana? '' tanya pria itu.
''Saya ingin lebih tinggi lagi ...'' Kata wanita itu.
Petugas satpam itu tersenyum kecut.
'' Bawa pergi wanita ini. '' Kata pria itu kepada petugas satpam sambil menutup pintu kamar dengan keras.
'' Nona, anda telah membuat saya kesal. Apakah anda benar benar ingin menjual? ''
'' Tentu! ''
'' Kalau begitu mengapa anda menolak harga tertinggi itu ... ''
'' Saya minta yang lebih tinggi lagi ...''
Petugas satpam itu menghela napas panjang. Seakan menahan emosi. Dia
pun tak ingin kesempatan ini hilang. Dicobanya untuk tetap membuat
wanita itu merasa nyaman bersamanya.
'' Kalau begitu, kamu tunggu di tempat tadi saja, ya. Saya akan mencoba mencari penawar yang lainnya. ''
Di lobi hotel, petugas satpam itu berusaha memandang satu per satu pria
yang ada. Berusaha mencari langganan yang biasa memesan wanita
melaluinya. Sudahsekian lama, tak ada yang nampak dikenalnya. Namun,
tak begitu jauh dari hadapannya ada seorang pria yang sedang berbicara
lewat telepongenggamnya.
'' Bukankah kemarin saya sudah kasih kamu uang 25 juta Rupiah. Apakah
itu tidak cukup? " Terdengar suara pria itu berbicara.Wajah pria itu
nampak masam seketika
'' Datanglah kemari. Saya tunggu. Saya kangen kamu. Kan sudah seminggu lebih kita engga ketemu, ya sayang?! ''
Kini petugas satpam itu tahu, bahwa pria itu sedang berbicara dengan
wanita. Kemudian, dilihatnya, pria itu menutup teleponnya. Ada
kekesalan di wajahpria itu.
Dengan tenang, petugas satpam itu berkata kepada Pria itu: '' Pak, apakah anda butuh wanita ... ??? ''
Pria itu menatap sekilas kearah petugas satpam dan kemudian memalingkan wajahnya.
'' Ada wanita yang duduk disana, '' Petugas satpam itu menujuk kearah
wanita tadi. Petugas satpam itu tak kehilangan akal untuk memanfaatkan
peluang ini.
"Dia masih perawan..''
Pria itu mendekati petugas satpam itu. Wajah mereka hanya berjarak setengah meter.
'' Benarkah itu? ''
'' Benar, pak. ''
'' Kalau begitu kenalkan saya dengan wanita itu ... ''
'' Dengan senang hati. Tapi, pak ...Wanita itu minta harga setinggi tingginya.'' '
'' Saya tidak peduli ... '' Pria itu menjawab dengan tegas. Pria itu menyalami hangat wanita itu.
'' Bapak ini siap membayar berapapun yang kamu minta. Nah, sekarang seriuslah ....'' Kata petugas satpam itu dengan nada kesal.
'' Mari kita bicara di kamar saja.'' Kata pria itu sambil menyisipkan
uang kepada petugas satpam itu. Wanita itu mengikuti pria itu menuju
kamarnya.
Di dalam kamar ...'' Beritahu berapa harga yang kamu minta? ''
'' Seharga untuk kesembuhan ibu saya dari penyakit ''
'' Maksud kamu? ''
'' Saya ingin menjual satu satunya harta dan kehormatan saya untuk kesembuhan ibu saya. Itulah cara saya berterima kasih .... ''
'' Hanya itu ...''
'' Ya ...! ''
Pria itu memperhatikan wajah wanita itu.. Nampak terlalu muda untuk
menjual kehormatannya. Wanita ini tidak menjual cintanya. Tidak pula
menjual penderitaannya. Tidak! Dia hanya ingin tampil sebagai petarung
gagah berani di tengah kehidupan sosial yang tak lagi gratis. Pria ini
sadar, bahwa di hadapannya ada sesuatu kehormatan yang tak ternilai.
Melebihi dari kehormatan sebuah perawan bagi wanita. Yaitu keteguhan
untuk sebuah pengorbanan tanpa ada rasa sesal.. Wanta ini tidak melawan
gelombang laut melainkan ikut kemana gelombang membawa dia pergi. Ada
kepasrahan diatas keyakinan tak tertandingi. Bahwa kehormatan akan
selalu bernilai dan dibeli oleh orang terhormat pula dengan cara-cara
terhormat.
'' Siapa nama kamu? ''
'' Itu tidak penting. Sebutkanlah harga yang bisa bapak bayar ... '' Kata wanita itu
'' Saya tak bisa menyebutkan harganya. Karena kamu bukanlah sesuatu yang pantas ditawar. ''
''Kalau begitu, tidak ada kesepakatan! ''
'' Ada ! " Kata pria itu seketika.
'' Sebutkan! ''
'' Saya membayar keberanianmu. Itulah yang dapat saya beli dari
kamu.Terimalah uang ini. Jumlahnya lebih dari cukup untuk membawa ibumu
ke rumah sakit. Dan sekarang pulanglah ... '' Kata pria itu sambil
menyerahkan uang dari dalam tas kerjanya.
'' Saya tidak mengerti ...''
'' Selama ini saya selalu memanjakan istri simpanan saya .Dia menikmati
semua pemberian saya tapi dia tak pernah berterima kasih. Selalu
memeras. Sekali saya memberi maka selamanya dia selalu meminta. Tapi
hari ini, saya bisa membeli rasa terima kasih dari seorang wanita yang
gagah berani untuk berkorban bagi orang tuanya. Ini suatu kehormatan
yang tak ada nilainya bila saya bisa membayar ...''
'' Dan, apakah bapak ikhlas....? ''
'' Apakah uang itu kurang? ''
'' Lebih dari cukup, pak ... ''
'' Sebelum kamu pergi, boleh saya bertanya satu hal? ''
'' Silahkan ...''
'' Mengapa kamu begitu beraninya ... ''
'' Siapa bilang saya berani. Saya takut pak ...Tapi lebih dari seminggu
saya berupaya mendapatkan cara untuk membawa ibu saya ke rumah sakit
dan semuanya gagal. Ketika saya mengambil keputusan untuk menjual
kehormatan saya maka itu bukanlah karena dorongan nafsu. Bukan pula
pertimbangan akal saya yang `bodoh` ... Saya hanya bersikap dan berbuat
untuk sebuah keyakinan ... ''
'' Keyakinan apa? ''
'' Jika kita ikhlas berkorban untuk ibu atau siapa saja, maka Tuhan lah
yang akan menjaga kehormatan kita .... '' Wanita itu kemudian melangkah
keluarkamar.
Sebelum sampai di pintu wanita itu berkata: '' Lantas apa yang bapak dapat dari membeli ini ... ''
'' Kesadaran... ''
... . .Di sebuah rumah di pemukiman kumuh. Seorang ibu yang sedang terbaring sakit dikejutkan oleh dekapan hangat anaknya.
'' Kamu sudah pulang, nak ''
'' Ya, bu ... ''
'' Kemana saja kamu, nak ... ???''
'' Menjual sesuatu, bu ... ''
'' Apa yang kamu jual?'' Ibu itu menampakkan wajah keheranan. Tapi
wanita muda itu hanya tersenyum ...Hidup sebagai yatim lagi miskin
terlalu sia-sia untuk diratapi di tengah kehidupan yang serba pongah
ini. Di tengah situasi yang tak ada lagi yang gratis. Semua orang
berdagang. Membeli dan menjual adalah keseharian yang tak bisa
dielakan.. Tapi Tuhan selalu memberi tanpa pamrih, tanpa perhitungan.
....
'' Kini saatnya ibu untuk berobat ... ''
Digendongnya ibunya dari pembaringan, sambil berkata: '' Tuhan telah membeli yang saya jual... ''.
Taksi yang tadi ditumpanginya dari hotel masih setia menunggu di depan
rumahnya. Dimasukannya ibunya ke dalam taksi dengan hati-hati dan
berkata kepada supir taksi:
'' Antar kami kerumah sakit ...''
petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan
pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah
langkah wanita itu yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang
agak di pojok.
Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus
dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya
tapi,wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak
ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri.
Adakah seseorang yang sedang ditunggunya. Petugas satpam itu mulai
berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe wanita nakal yang biasa mencari
mangsa di hotel ini.
Usianya nampak belum terlalu dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang tengah beranjak dewasa.
Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati meja wanita itu dan bertanya:
'' Maaf, nona ... Apakah anda sedang menunggu seseorang? "
'' Tidak! '' Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain.
'' Lantas untuk apa anda duduk di sini?"
'' Apakah tidak boleh? '' Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas satpam..
'' Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yang ingin menikmati layanan kami.''
'' Maksud, bapak? "
'' Anda harus memesan sesuatu untuk bisa duduk disini ''
'' Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang. Tapi sekarang,
izinkanlah saya duduk di sini untuk sesuatu yang akan saya jual ''
Kata wanita itu dengan suara lambat.
'' Jual? Apakah anda menjual sesuatu di sini? '' Petugas satpam itu memperhatikan wanita itu.
Tak nampak ada barang yang akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yang hanya membawabrosur.
'' Ok, lah. Apapun yang akan anda jual, ini bukanlah tempat untuk berjualan. Mohon mengerti. ''
'' Saya ingin menjual diri saya, '' Kata wanita itu dengan tegas sambil menatap dalam-dalam kearah petugas satpam itu.
Petugas satpam itu terkesima sambil melihat ke kiri dan ke kanan.
'' Mari ikut saya, '' Kata petugas satpam itu memberikan isyarat dengan
tangannya. Wanita itu menangkap sesuatu tindakan kooperativ karena ada
secuil senyum di wajah petugas satpam itu. Tanpa ragu wanita itu
melangkah mengikuti petugas satpam itu. Di koridor hotel itu terdapat
kursi yang hanya untuk satu orang. Disebelahnya ada telepon antar
ruangan yang tersedia khusus bagi pengunjung yang ingin menghubungi
penghuni kamar di hotel ini. Di tempat inilah deal berlangsung.
'' Apakah anda serius? ''
'' Saya serius '' Jawab wanita itu tegas.
'' Berapa tarif yang anda minta? ''
'' Setinggi-tingginya. .' ''
' Mengapa?" Petugas satpam itu terkejut sambil menatap wanita itu.
'' Saya masih perawan ''
'' Perawan? '' Sekarang petugas satpam itu benar-benar terperanjat.
Tapi wajahnya berseri. Peluang emas untuk mendapatkan rezeki berlebih
hari ini.
Pikirnya '' Bagaimana saya tahu anda masih perawan?''
'' Gampang sekali. Semua pria dewasa tahu membedakan mana perawan dan mana bukan.. Ya kan ...''
'' Kalau tidak terbukti? "
'' Tidak usah bayar ...''
'' Baiklah ...'' Petugas satpam itu menghela napas. Kemudian melirik
kekiri dan ke kanan. '' Saya akan membantu mendapatkan pria kaya yang
ingin membeli keperawanan anda. '' '' Cobalah. ''
'' Berapa tarif yang diminta? ''
'' Setinggi-tingginya. ''
'' Berapa? ''
'' Setinggi-tingginya. Saya tidak tahu berapa? ''
'' Baiklah.. Saya akan tawarkan kepada tamu hotel ini. Tunggu sebentar ya.''
Petugas satpam itu berlalu dari hadapan wanita itu.Tak berapa lama kemudian, petugas satpam itu datang lagi dengan wajah cerah.
'' Saya sudah dapatkan seorang penawar. Dia minta Rp. 5 juta. Bagaimana?''
'' Tidak adakah yang lebih tinggi? ''
'' Ini termasuk yang tertinggi, '' Petugas satpam itu mencoba meyakinkan.
'' Saya ingin yang lebih tinggi...''
'' Baiklah. Tunggu disini ...'' Petugas satpam itu berlalu.Tak berapa
lama petugas satpam itu datang lagi dengan wajah lebih berseri.
'' Saya dapatkan harga yang lebih tinggi. Rp. 6 juta rupiah. Bagaimana? ''
'' Tidak adakah yang lebih tinggi? ''
'' Nona, ini harga sangat pantas untuk anda. Cobalah bayangkan, bila
anda diperkosa oleh pria, anda tidak akan mendapatkan apa apa. Atau
andai perawananda diambil oleh pacar anda, andapun tidak akan
mendapatkan apa apa, kecuali janji. Dengan uang Rp. 6 juta anda akan
menikmati layanan hotelberbintang untuk semalam dan keesokan paginya
anda bisa melupakan semuanya dengan membawa uang banyak. Dan lagi, anda
juga telah berbuat baikterhadap saya. Karena saya akan mendapatkan
komisi dari transaksi ini dari tamu hotel. Adilkan. Kita sama-sama
butuh ... ''
'' Saya ingin tawaran tertinggi ... '' Jawab wanita itu, tanpa peduli dengan celoteh petugas satpam itu.
Petugas satpam itu terdiam. Namun tidak kehilangan semangat.'' Baiklah,
saya akan carikan tamu lainnya. Tapi sebaiknya anda ikut saya.Tolong
kancing baju anda disingkapkan sedikit. Agar ada sesuatu yang memancing
mata orang untuk membeli. '' Kata petugas satpam itu dengan agak kesal.
Wanita itu tak peduli dengan saran petugas satpam itu tapi tetap
mengikuti langkah petugas satpam itu memasuki lift. Pintu kamar hotel
itu terbuka. Dari dalam nampak pria bermata sipit agak berumur
tersenyum menatap mereka berdua.
'' Ini yang saya maksud, tuan. Apakah tuan berminat? " Kata petugas satpam itu dengan sopan.
Pria bermata sipit itu menatap dengan seksama ke sekujur tubuh wanita itu...'' Berapa? '' Tanya pria itu kepada Wanita itu.
'' Setinggi-tingginya '' Jawab wanita itu dengan tegas.
'' Berapa harga tertinggi yang sudah ditawar orang? '' Kata pria itu kepada sang petugas satpam.
'' Rp.. 6 juta, tuan ''
'' Kalau begitu saya berani dengan harga Rp. 7 juta untuk semalam.''
Wanita itu terdiam. Petugas satpam itu memandang ke arah wanita itu dan berharap ada jawabanbagus dari wanita itu.
'' Bagaimana? '' tanya pria itu.
''Saya ingin lebih tinggi lagi ...'' Kata wanita itu.
Petugas satpam itu tersenyum kecut.
'' Bawa pergi wanita ini. '' Kata pria itu kepada petugas satpam sambil menutup pintu kamar dengan keras.
'' Nona, anda telah membuat saya kesal. Apakah anda benar benar ingin menjual? ''
'' Tentu! ''
'' Kalau begitu mengapa anda menolak harga tertinggi itu ... ''
'' Saya minta yang lebih tinggi lagi ...''
Petugas satpam itu menghela napas panjang. Seakan menahan emosi. Dia
pun tak ingin kesempatan ini hilang. Dicobanya untuk tetap membuat
wanita itu merasa nyaman bersamanya.
'' Kalau begitu, kamu tunggu di tempat tadi saja, ya. Saya akan mencoba mencari penawar yang lainnya. ''
Di lobi hotel, petugas satpam itu berusaha memandang satu per satu pria
yang ada. Berusaha mencari langganan yang biasa memesan wanita
melaluinya. Sudahsekian lama, tak ada yang nampak dikenalnya. Namun,
tak begitu jauh dari hadapannya ada seorang pria yang sedang berbicara
lewat telepongenggamnya.
'' Bukankah kemarin saya sudah kasih kamu uang 25 juta Rupiah. Apakah
itu tidak cukup? " Terdengar suara pria itu berbicara.Wajah pria itu
nampak masam seketika
'' Datanglah kemari. Saya tunggu. Saya kangen kamu. Kan sudah seminggu lebih kita engga ketemu, ya sayang?! ''
Kini petugas satpam itu tahu, bahwa pria itu sedang berbicara dengan
wanita. Kemudian, dilihatnya, pria itu menutup teleponnya. Ada
kekesalan di wajahpria itu.
Dengan tenang, petugas satpam itu berkata kepada Pria itu: '' Pak, apakah anda butuh wanita ... ??? ''
Pria itu menatap sekilas kearah petugas satpam dan kemudian memalingkan wajahnya.
'' Ada wanita yang duduk disana, '' Petugas satpam itu menujuk kearah
wanita tadi. Petugas satpam itu tak kehilangan akal untuk memanfaatkan
peluang ini.
"Dia masih perawan..''
Pria itu mendekati petugas satpam itu. Wajah mereka hanya berjarak setengah meter.
'' Benarkah itu? ''
'' Benar, pak. ''
'' Kalau begitu kenalkan saya dengan wanita itu ... ''
'' Dengan senang hati. Tapi, pak ...Wanita itu minta harga setinggi tingginya.'' '
'' Saya tidak peduli ... '' Pria itu menjawab dengan tegas. Pria itu menyalami hangat wanita itu.
'' Bapak ini siap membayar berapapun yang kamu minta. Nah, sekarang seriuslah ....'' Kata petugas satpam itu dengan nada kesal.
'' Mari kita bicara di kamar saja.'' Kata pria itu sambil menyisipkan
uang kepada petugas satpam itu. Wanita itu mengikuti pria itu menuju
kamarnya.
Di dalam kamar ...'' Beritahu berapa harga yang kamu minta? ''
'' Seharga untuk kesembuhan ibu saya dari penyakit ''
'' Maksud kamu? ''
'' Saya ingin menjual satu satunya harta dan kehormatan saya untuk kesembuhan ibu saya. Itulah cara saya berterima kasih .... ''
'' Hanya itu ...''
'' Ya ...! ''
Pria itu memperhatikan wajah wanita itu.. Nampak terlalu muda untuk
menjual kehormatannya. Wanita ini tidak menjual cintanya. Tidak pula
menjual penderitaannya. Tidak! Dia hanya ingin tampil sebagai petarung
gagah berani di tengah kehidupan sosial yang tak lagi gratis. Pria ini
sadar, bahwa di hadapannya ada sesuatu kehormatan yang tak ternilai.
Melebihi dari kehormatan sebuah perawan bagi wanita. Yaitu keteguhan
untuk sebuah pengorbanan tanpa ada rasa sesal.. Wanta ini tidak melawan
gelombang laut melainkan ikut kemana gelombang membawa dia pergi. Ada
kepasrahan diatas keyakinan tak tertandingi. Bahwa kehormatan akan
selalu bernilai dan dibeli oleh orang terhormat pula dengan cara-cara
terhormat.
'' Siapa nama kamu? ''
'' Itu tidak penting. Sebutkanlah harga yang bisa bapak bayar ... '' Kata wanita itu
'' Saya tak bisa menyebutkan harganya. Karena kamu bukanlah sesuatu yang pantas ditawar. ''
''Kalau begitu, tidak ada kesepakatan! ''
'' Ada ! " Kata pria itu seketika.
'' Sebutkan! ''
'' Saya membayar keberanianmu. Itulah yang dapat saya beli dari
kamu.Terimalah uang ini. Jumlahnya lebih dari cukup untuk membawa ibumu
ke rumah sakit. Dan sekarang pulanglah ... '' Kata pria itu sambil
menyerahkan uang dari dalam tas kerjanya.
'' Saya tidak mengerti ...''
'' Selama ini saya selalu memanjakan istri simpanan saya .Dia menikmati
semua pemberian saya tapi dia tak pernah berterima kasih. Selalu
memeras. Sekali saya memberi maka selamanya dia selalu meminta. Tapi
hari ini, saya bisa membeli rasa terima kasih dari seorang wanita yang
gagah berani untuk berkorban bagi orang tuanya. Ini suatu kehormatan
yang tak ada nilainya bila saya bisa membayar ...''
'' Dan, apakah bapak ikhlas....? ''
'' Apakah uang itu kurang? ''
'' Lebih dari cukup, pak ... ''
'' Sebelum kamu pergi, boleh saya bertanya satu hal? ''
'' Silahkan ...''
'' Mengapa kamu begitu beraninya ... ''
'' Siapa bilang saya berani. Saya takut pak ...Tapi lebih dari seminggu
saya berupaya mendapatkan cara untuk membawa ibu saya ke rumah sakit
dan semuanya gagal. Ketika saya mengambil keputusan untuk menjual
kehormatan saya maka itu bukanlah karena dorongan nafsu. Bukan pula
pertimbangan akal saya yang `bodoh` ... Saya hanya bersikap dan berbuat
untuk sebuah keyakinan ... ''
'' Keyakinan apa? ''
'' Jika kita ikhlas berkorban untuk ibu atau siapa saja, maka Tuhan lah
yang akan menjaga kehormatan kita .... '' Wanita itu kemudian melangkah
keluarkamar.
Sebelum sampai di pintu wanita itu berkata: '' Lantas apa yang bapak dapat dari membeli ini ... ''
'' Kesadaran... ''
... . .Di sebuah rumah di pemukiman kumuh. Seorang ibu yang sedang terbaring sakit dikejutkan oleh dekapan hangat anaknya.
'' Kamu sudah pulang, nak ''
'' Ya, bu ... ''
'' Kemana saja kamu, nak ... ???''
'' Menjual sesuatu, bu ... ''
'' Apa yang kamu jual?'' Ibu itu menampakkan wajah keheranan. Tapi
wanita muda itu hanya tersenyum ...Hidup sebagai yatim lagi miskin
terlalu sia-sia untuk diratapi di tengah kehidupan yang serba pongah
ini. Di tengah situasi yang tak ada lagi yang gratis. Semua orang
berdagang. Membeli dan menjual adalah keseharian yang tak bisa
dielakan.. Tapi Tuhan selalu memberi tanpa pamrih, tanpa perhitungan.
....
'' Kini saatnya ibu untuk berobat ... ''
Digendongnya ibunya dari pembaringan, sambil berkata: '' Tuhan telah membeli yang saya jual... ''.
Taksi yang tadi ditumpanginya dari hotel masih setia menunggu di depan
rumahnya. Dimasukannya ibunya ke dalam taksi dengan hati-hati dan
berkata kepada supir taksi:
'' Antar kami kerumah sakit ...''
Spread The Word
79 Responses to "Menjual Keperawanan" 
|
said this on 16 Mar 2009 2:54:29 AM EDT
cerita yang bagus dan cukup mengejutkan. melihat dari judul awalnya aku sempet underestimated, karena kupikir ini tak lebih dari sekedar "cerita dewasa". namun ternyata setelah aku baca, sungguh jauh dari yang kubayangkan. cerita yang mengejutkan, berani tapi sarat makna dan pesan moral.
|
|
said this on 22 Sep 2011 6:03:47 AM EDT
so touch story :-BD thumb up
|
|
said this on 23 Mar 2009 9:05:21 AM EDT
ya lumayan bagus ceritanya
|
|
said this on 24 Mar 2009 8:43:06 PM EDT
film virgin yag diceritakan ulang
|
|
said this on 22 Apr 2009 12:29:36 AM EDT
ceritanya memilukan tapi menyentuh aq bgdz,mengingatkan aq ma ortuku coz skarang aq gy auh dari ortu aq,,,,,,,,,,,,,,............!!!!!!!!!!!
|
|
said this on 17 May 2009 2:13:37 AM EDT
km berani bgt berbuat sperti itu....
aq salut.....
pengorbanan km untuk ibu km memang sngatlah besar...
aq doain ibu km smbuh
|
|
said this on 18 May 2009 8:25:20 PM EDT
cerita yang bagus dan cukup menndebarkan buatQ. dri judulnya Q pikir cerita dewasa..tpi ternyata ga..bagus bgt pesan moralnya..lebih berkarya yah
|
|
said this on 02 Jun 2009 12:17:14 AM EDT
Cerpen yang baguuuuus sekali luar biasa tak di sangka. Pada awal saya memebaca judul nya pasti ga jauh dari cerita esex2 saja. tapi ternyata berbalik 180 derajat cerita yang sarat makna dan pesan moral untuk kita semua yang membacanya dan yang masih menyisakan rasa peduli sosial. Ditengah jaman seperti sekarang ini sangat di perlukan pesan moral seperti cerita tadi. Terimakasih teman !!!
|
|
said this on 05 Nov 2009 12:50:25 AM EDT
saya bener2 tersentuh,cerita yg sangat excellent.dia rela menjual keperawanannya hanya untuk kesembuhan ibunya dan dia yakin tuhan akan menjaga kehormatannya.semoga cerpen ini akan menjadi pesan moral bagi semua orang.
|
|
said this on 11 Nov 2009 7:13:58 AM EDT
I LIke this Story....
we can taKes the good leSsons....
|
|
said this on 07 Dec 2009 7:16:12 AM EDT
Bgs cerita nya bikin terharu...
Tp apa ada cowo kaya gitu?
kl lg bete share disini ajah http://CeritaDonk.com
|
|
said this on 18 Dec 2009 11:36:35 PM EDT
mungkin aku belum tentu seberani kamu
|
|
said this on 19 Dec 2009 12:49:15 AM EDT
crtanya mggmbarkn kbrnian yg g dimlki stiap org
|
|
said this on 21 Dec 2009 8:25:10 PM EDT
cerita yg smart, dilihat dr judulx pembaca sdh mengira cerita yg berbau porno, ttp ternyata isi cerita menggambarkan lain ttg kehormatan wanita yg tiada banding, andai smua cowok spt si bpk dlm cerita mkn dunia akan lebih damai suami lb menghormati istri tnp ada WIL dan kesetiaan lb berarti....
|
|
said this on 26 Jan 2010 2:58:55 AM EDT
wow.....nice hbat bngt crita nch, awal'y qirain crita vulgar tpi ckup mndi2k , uh salut bngt......dch
|
|
said this on 31 Jan 2010 12:30:18 AM EDT
cerita bagus ..memberi pelajaran bahwa sesungguhnya bila seseorang itu yakin dan berbuat baik maka tuhan akan menjaganya
|
|
said this on 08 Feb 2010 2:55:54 AM EDT
saya fikir cerita dewasa ternyata cerita seorang anak yang berkorban demi kesembuhan ibunya tanpa memperdulikan rasa takut.sungguh suatu pelajaran bagi kita akan kasih sayang anak terhadap ibuynya
|
|
said this on 09 Feb 2010 8:39:57 AM EDT
semoga bukan cerita bualan belaka dan hal itu cerita ini dapat menyadarkan remaja kita saat ini yang semakin terjerumus akan dunia kelam
|
|
said this on 16 Feb 2010 2:40:12 AM EDT
Salludd Bgd Ma t Cwe...
kOw Brani ea???Ap Ad ea AnAk SeneKat it d khDpaN nYAta???
Kalo Aq Pribadi,ga Brani Ampe Senekt it...hohohoh
weLL,,CriTany Seru BngGdd....
ga Nyangka EnDingnYa sAraT aKAn Moral...n Mendidik BGT....
|
|
said this on 19 Feb 2010 2:55:50 AM EDT
sedih bangeud ea,, tapi ku salut ma perempuan ni,,, dia begitu semangat tuk menolonh orang tua disaat ekonomi dan keadan keuarga yang cukup memprihatinkan,,, tuhan melihat dan tuhan mendengar apa yang di harapkan umatnya,,, cerita ni bagus bangett,, siphhh
|
|
said this on 09 Mar 2010 11:43:25 PM EDT
siPiRiLLyy ba9u555 mamP03SSs ! w CuKa neeCH! 2 tHumbSSSSSSSSs
|
|
said this on 18 Mar 2010 12:34:29 AM EDT
its really??????????????
|
|
said this on 27 Mar 2010 12:45:50 PM EDT
Bagus bgt.. Mskpn itu mustahil. Bnyk pelajaran yg bisa diambil.
|
|
said this on 08 Apr 2010 10:32:52 PM EDT
Ceritanya sungguh menyentuh. Mengalir seperti air, tapi tidak kacangan.
|
|
said this on 23 Apr 2010 1:56:43 AM EDT
cerita bener2 bagus,,,, sarat dgn pesan moral,,,, saya lebih setuju bila di buat film pendek dikarenakan anak-anak ada yg tidak bermoral kpd orangtuanya, begitu juga kebalikannya ada juga orang tua yg tdk bermoral kpd anaknya
|
|
said this on 12 May 2010 12:04:17 AM EDT
Keren! tadi'a aq ngira ni cerita esek2, porno, dsb. Trnyata cerita'a mengharukan, penuh pesan moral.
|
|
said this on 30 May 2010 11:28:43 PM EDT
ceritanya seruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuabizzzzzzzz........mana gambarnya,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
|
|
said this on 22 Jun 2010 12:54:32 AM EDT
terharu banget.. tapi ada rasa bangga yg timbul..
asli keren banget?!!
|
|
said this on 28 Jun 2010 12:34:39 AM EDT
@All ~ terimakasih sekali sudah mau membaca :)
|
|
said this on 02 Jul 2010 4:37:22 AM EDT
bagus bgt ceritanya. i like it
|
|
said this on 03 Jul 2010 3:40:58 AM EDT
cerita yang sederhana tapi cukup buat w sadar bahwa tuhan selalu ada saat kita butuh dan tuhan gak kan pernah pergi ninggalin kita.
entah kapan w punya keberanian buat ngelakuin hal kaya gitu.
saluuuuut buat yang nulis.
|
|
said this on 25 Jul 2010 11:10:13 PM EDT
pesan moral yang sangat menyentuh.
|
|
said this on 17 Aug 2010 10:35:35 PM EDT
hanya 2 kata " Luaaaaaarrrrrr biasa........"
|
|
said this on 13 Sep 2010 9:31:41 AM EDT
kren bnget bro g salut thanks atas berbaginya
|
|
said this on 16 Sep 2010 4:58:31 PM EDT
i love u mom.....
|
|
said this on 29 Sep 2010 7:04:27 AM EDT
ngak semua jablay bejat
yg make pasti bejat moralnya
|
|
said this on 12 Oct 2010 1:03:34 AM EDT
wew,,krent abiez toch crita..siph..siphh!!!
|
|
said this on 29 Nov 2010 8:55:07 AM EDT
Cerita yang sungguh bagus.......... awalnya rada deg2an and syu2ran hati ini, tetapi endingnya sebuah makna yg sangat bagus...... i like pokoke.....
|
|
said this on 14 Dec 2010 2:20:56 AM EDT
walau pun niatnya baik tapi dengan cara yang buruk tentu hasilnya akan buruk juga, saat ini memang tiada yg gratis, tapi dicerita sama sekali ga dikasi tau penyakitnya... siapa yg jamin kalo dia bisa nyembuhin ibunya.. kalo sudah diazab ga ada yg bisa nyelametin mo punya duit segabrek juga(apalagi kalo anaknya kena PMS, bisa mati konyol)...
ati2 buat penukis cerita ini jadi inspirasi orang2 yg kepepet, you bisa kecipratan dosa juga...
|
|
said this on 17 Dec 2010 12:42:01 AM EDT
@sentosa : kan wanita tersebut sama sekali belum melakukan 'hal' tersebut dengan laki2 itu ..
|
|
said this on 03 Jan 2011 9:40:17 PM EDT
mang ada ya yang kaya gitu????
|
|
said this on 11 Jan 2011 7:11:03 AM EDT
cukup berkesan n mengharukan patut jd contoh
|
|
said this on 31 Jan 2011 8:53:04 PM EDT
keren!
luar biasa....
good story
|
|
said this on 09 Feb 2011 7:24:46 PM EDT
tak ada yang mampu kungkap, kecuali excellent
|
|
said this on 13 Feb 2011 8:23:24 PM EDT
awlny sy kgt knp ada se'rng prwn ingin mnjual hrg driny scra blak"n,,mlhn drku dh brfkrn yg negatif,,tp ps dbca trs mpe slsy trnyt dia rl brkrbn ntuk ortuny yg skit,mskpn mw mngrbnkn prwny,, tulh ank yg brbkti pd ortu,,,q jd trhru,,,,drku blm tntu sprti dy yg rl ap j bwt ortunya,,,
|
|
said this on 13 Feb 2011 8:30:12 PM EDT
saya pikir ini tidak lebih dari cerita dewasa . tpi setelah membacanya , saya sadar , bahwa seorang IBU lebih berarti ..
|
|
said this on 20 Feb 2011 3:02:09 AM EDT
berani banget ya tuh cewek salutt banget w,bagus ceritanya
|
|
said this on 24 Feb 2011 3:24:00 AM EDT
sebuah cerita yg kelak akna buat orang orang menjauhkan diri dari pikiran negatif dan memikirkan kehidupan sesudah hari ini...
|
|
said this on 15 Mar 2011 12:04:07 AM EDT
crita'a penuh dengan psan moral...
prtma x kirain nech cerpen yang isi'a xma z dngan eank lain...
phie nie sgt berbeda!
congratulotions
|
|
said this on 27 Mar 2011 5:55:31 PM EDT
bagus ceritanya pake otak .....
|
|
said this on 29 Mar 2011 8:15:13 PM EDT
Pertolongan Tuhan selalu ada...cinta untuk orang tua adalah cinta yang saat ini susah utk didapat. Lovely story ...wish its true story...
|
|
said this on 29 Mar 2011 8:15:36 PM EDT
Pertolongan Tuhan selalu ada...cinta untuk orang tua adalah cinta yang saat ini susah utk didapat. Lovely story ...wish its true story...
|
|
said this on 13 May 2011 2:33:10 AM EDT
Dari ribuan cerita (cerita dewasa, motivasi, lucu/humor, misteri) cuma cerita ini yg paling bagus sarat akan pesan moral.
|
|
said this on 23 May 2011 12:00:11 AM EDT
Keren bgt, salut ma ceritanya...
|
|
said this on 25 May 2011 12:36:10 AM EDT
nice story..menyentuh bgt ceritanyaa...
|
|
said this on 19 Jun 2011 5:37:57 PM EDT
Cerita bagus. Tapi kalo wanita itu berbohong dan hanya mau dapat duit setinggi2nya ?
|
|
said this on 24 Jun 2011 8:14:14 AM EDT
bagus banget ceritanya :)
|
|
said this on 06 Jul 2011 1:02:40 PM EDT
Amy CassandRa : keren, sist.. interesting.. :)
|
|
said this on 10 Jul 2011 6:44:28 PM EDT
seru plus meharukan ceritanya,,,,,,,
like this
|
|
said this on 14 Jul 2011 3:46:04 AM EDT
Cerita yang mengharukan... ku kira hanya certa dewasa murahan...andai ini cerita beneran kenalin aku dengan wanita dan yang membri uang...
|
|
said this on 24 Aug 2011 5:06:58 AM EDT
kayaknya d jaman sekarang imposible ada orang kayak bapak itu.
|
|
said this on 20 Oct 2011 10:47:04 PM EDT
keren bangettttttt sumpah demi apalahhhhh ..
|
|
said this on 26 Oct 2011 9:34:17 AM EDT
wawwwww ceritamy maknyossssssssss
mantappppppppppppppppp bgttttttttttttttttt
|
|
said this on 01 Nov 2011 8:47:58 AM EDT
waw kerennnnn!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
masih kecil dpt berkorban utk ibuny!!!!!!!!!!!
tdk memekirkan ap yg akn terjadi dgn ny!!!!!!!!!!
sunnguh ank yg begitu penuh kasih sayang & pengorbanan
utk ibu tersayank!!!!!!!!!
|
|
said this on 01 Nov 2011 8:52:23 AM EDT
ceritanya veryyyyyyyy good
|
|
said this on 23 Nov 2011 11:15:16 PM EDT
Good story !
Penulisan masih dalam taraf awal tapi skenario sangat baik. Coba perbaik dialog tanya jawab agar tidak berputar-putar
|
|
said this on 10 Dec 2011 3:55:55 AM EDT
baguss bngt..dy emang cewek brani...awalnya aq kira ini cerita 17 thn ke atas gt ternyata ini cerita bagus banggeeett,pesan moralnya juga dapet.......siippph bngt lah..
|
|
said this on 20 Dec 2011 7:44:29 AM EDT
hemmmz...
kirain tadi crita apaaa, ternyata critanya sangat bermanfaat, sebuah pengalaman yang bagus.
saya setuju hal itu,
jadi apapun yang kita lakukan terlebih dhulu kita menyerahkan diri kepada Yang Maha Kuasa.
pasti ada jawabnya
SLALU MANGANDALKAN Tuhan di dalam hidup
|
|
said this on 11 Feb 2012 10:46:43 PM EDT
nothing to say....
semua kembali pada keikhlasan dan Tuhan
|
|
said this on 27 Mar 2012 7:25:24 AM EDT
Allah selalu ada bersama dengan orang yang mempercayai-NYA.
|

Author)