Pengorbanan Seorang Ibu
- By ginanjar rahardi
- Published 07/23/2008
- Keluarga
-
Rating:




Jalannya sudah tertatih-tatih, karena usianya sudah lebih dari 70 tahun, sehingga kalau tidak perlu sekali, jarang ia bisa dan mau keluar rumah. Walaupun ia mempunyai seorang anak perempuan, ia harus tinggal di rumah jompo, karena kehadirannya tidak diinginkan. Masih teringat olehnya, betapa berat penderitaannya ketika akan melahirkan putrinya tersebut. Ayah dari anak tersebut minggat setelah menghamilinya tanpa mau bertanggung jawab atas perbuatannya. Di samping itu keluarganya menuntut agar ia menggugurkan bayi yang belum dilahirkan, karena keluarganya merasa malu mempunyai seorang putri yang hamil sebelum nikah, tetapi ia tetap mempertahankannya, oleh sebab itu ia diusir dari rumah orang tuanya.
Selain aib yang harus di tanggung, ia pun harus bekerja berat di pabrik untuk membiayai hidupnya. Ketika ia melahirkan putrinya, tidak ada seorang pun yang mendampinginya. Ia tidak mendapatkan kecupan manis maupun ucapan selamat dari siapapun juga, yang ia dapatkan hanya cemohan, karena telahelahirkan seorang bayi haram tanpa bapa. Walaupun demikian ia merasa bahagia sekali atas berkat yang didapatkannya dari Tuhan di mana ia telah dikaruniakan seorang putri. Ia berjanji akan memberikan seluruh kasih sayang yang ia miliki hanya untuk putrinya seorang, oleh sebab itulah putrinya diberi nama Love - Kasih.
Siang ia harus bekerja berat di pabrik dan di waktu malam hari ia harus menjahit sampai jauh malam, karena itu merupakan penghasilan tambahan yang ia bisa dapatkan. Terkadang ia harus menjahit sampai jam 2 pagi, tidur lebih dari 4 jam sehari itu adalah sesuatu kemewahan yang tidak pernah ia dapatkan. Bahkan Sabtu Minggu pun ia masih bekerja menjadi pelayan restaurant. Ini ia lakukan semua agar ia bisa membiayai kehidupan maupun biaya sekolah putrinya yang tercinta. Ia tidak mau menikah lagi, karena ia masih tetap mengharapkan, bahwa pada suatu saat ayah dari putrinya akan datang balik kembali kepadanya, di samping itu ia tidak mau memberikan ayah tiri kepada putrinya.
Sejak ia melahirkan putrinya ia menjadi seorang vegetarian, karena ia tidak mau membeli daging, itu terlalu mahal baginya, uang untuk daging yang seyogianya ia bisa beli, ia sisihkan untuk putrinya. Untuk dirinya sendiri ia tidak pernah mau membeli pakaian baru, ia selalu menerima dan memakai pakaian bekas pemberian orang, tetapi untuk putrinya yang tercinta, hanya yang terbaik dan terbagus ia berikan, mulai dari pakaian sampai dengan makanan.
Pada suatu saat ia jatuh sakit, demam panas. Cuaca di luaran sangat dingin sekali, karena pada saat itu lagi musim dingin menjelang hari Natal. Ia telah menjanjikan untuk memberikan sepeda sebagai hadiah Natal untuk putrinya, tetapi ternyata uang yang telah dikumpulkannya belum mencukupinya. Ia tidak ingin mengecewakan putrinya, maka dari itu walaupun cuaca diluaran dingin sekali, bahkan dlm keadaan sakit dan lemah, ia tetap memaksakan diri untuk keluar rumah dan bekerja. Sejak saat tersebut ia kena penyakit rheumatik, sehingga sering sekali badannya terasa sangat nyeri sekali. Ia ingin memanjakan putrinya dan memberikan hanya yang terbaik bagi putrinya walaupun untuk ini ia harus bekorban, jadi dlm keadaan sakit ataupun tidak sakit ia tetap bekerja, selama hidupnya ia tidak pernah absen bekerja demi putrinya yang tercinta.
Karena perjuangan dan pengorbanannya akhirnya putrinya bisa melanjutkan studinya diluar kota. Di sana putrinya jatuh cinta kepada seorang pemuda anak dari seorang konglomerat beken. Putrinya tidak pernah mau mengakui bahwa ia masih mempunyai orang tua. Ia merasa malu bahwa ia ditinggal minggat oleh ayah kandungnya dan ia merasa malu mempunyai seorang ibu yang bekerja hanya sebagai babu pencuci piring di restaurant. Oleh sebab itulah ia mengaku kepada calon suaminya bahwa kedua orang tuanya sudah meninggal dunia.
Pada saat putrinya menikah, ibunya hanya bisa melihat dari jauh dan itupun hanya pada saat upacara pernikahan di gereja saja. Ia tidak diundang, bahkan kehadirannya tidaklah diinginkan. Ia duduk di sudut kursi paling belakang di gereja, sambil mendoakan agar Tuhan selalu melindungi dan memberkati putrinya yang tercinta. Sejak saat itu bertahun-tahun ia tidak mendengar kabar dari putrinya, karena ia dilarang dan tidak boleh menghubungi putrinya. Pada suatu hari ia membaca di koran bahwa putrinya telah melahirkan seorang putera, ia merasa bahagia sekali mendengar berita bahwa ia sekarang telah mempunyai seorang cucu. Ia sangat mendambakan sekali untuk bisa memeluk dan menggendong cucunya, tetapi ini tidak mungkin, sebab ia tidak boleh menginjak rumah putrinya. Untuk ini ia berdoa tiap hari kepada Tuhan, agar ia bisa mendapatkan kesempatan untuk melihat dan bertemu dengan anak dan cucunya, karena keinginannya sedemikian besarnya untuk bisa melihat putri dan cucunya, ia melamar dengan menggunakan nama palsu untuk menjadi babu di rumah keluarga putrinya.
Ia merasa bahagia sekali, karena lamarannya diterima dan diperbolehkan bekerja disana. Di rumah putrinya ia bisa dan boleh menggendong cucunya, tetapi bukan sebagai Oma dari cucunya melainkan hanya sebagai babu dari keluarga tersebut. Ia merasa berterima kasih sekali kepada Tuhan, bahwa ia permohonannya telah dikabulkan.
Di rumah putrinya, ia tidak pernah mendapatkan perlakuan khusus, bahkan binatang peliharaan mereka jauh lebih dikasihi oleh putrinya daripada dirinya sendiri. Di samping itu sering sekali dibentak dan dimaki oleh putri dan anak darah dagingnya sendiri, kalau hal ini terjadi ia hanya bisa berdoa sambil menangis di dlm kamarnya yang kecil di belakang dapur. Ia berdoa agar Tuhan mau mengampuni kesalahan putrinya, ia berdoa agar hukuman tidak dilimpahkan kepada putrinya, ia berdoa agar hukuman itu dilimpahkan saja kepadanya, karena ia sangat menyayangi putrinya.
Setelah bekerja bertahun-tahun sebagai babu tanpa ada orang yang mengetahui siapa dirinya dirumah tersebut, akhirnya ia menderita sakit dan tidak bisa bekerja lagi. Mantunya merasa berhutang budi kepada pelayan tuanya yang setia ini sehingga ia memberikan kesempatan untuk menjalankan sisa hidupnya di rumah jompo.
Puluhan tahun ia tidak bisa dan tidak boleh bertemu lagi dengan putri kesayangannya. Uang pension yang ia dapatkan selalu ia sisihkan dan tabung untuk putrinya, dengan pemikiran siapa tahu pada suatu saat ia membutuhkan bantuannya.
Pada tahun lampau beberapa hari sebelum hari Natal, ia jatuh sakit lagi, tetapi ini kali ia merasakan bahwa saatnya sudah tidak lama lagi. Ia merasakan bahwa ajalnya sudah mendekat. Hanya satu keinginan yang ia dambakan sebelum ia meninggal dunia, ialah untuk bisa bertemu dan boleh melihat putrinya sekali lagi. Di samping itu ia ingin memberikan seluruh uang simpanan yang ia telah kumpulkan selama hidupnya, sebagai hadiah terakhir untuk putrinya.
Suhu diluaran telah mencapai 17 derajat di bawah nol dan salujupun turun dengan lebatnya, jangankan manusia anjingpun pada saat ini tidak mau keluar rumah lagi, karena di luaran sangat dingin, tetapi Nenek tua ini tetap memaksakan diri untuk pergi ke rumah putrinya. Ia ingin betemu dengan putrinya sekali lagi yang terakhir kali. Dengan tubuh menggigil karena kedinginan, ia menunggu datangnya bus berjam-jam di luaran. Ia harus dua kali ganti bus, karena jarak rumah jompo tempat di mana ia tinggal letaknya jauh dari rumah putrinya. Satu perjalanan yang jauh dan tidak mudah bagi seorang nenek tua yang berada dlm keadaan sakit.
Setiba di rumah putrinya dlm keadaan lelah dan kedinginan ia mengetuk rumah putrinya dan ternyata purtinya sendiri yang membukakan pintu rumah gedong di mana putrinya tinggal. Apakah ucapan selamat datang yang diucapkan putrinya ? Apakah rasa bahagia bertemu kembali dengan ibunya? Tidak! Bahkan ia ditegor: "Kamu sudah bekerja di rumah kami puluhan tahun sebagai pembantu, apakah kamu tidak tahu bahwa untuk pembantu ada pintu khusus, ialah pintu di belakang rumah!"
"Nak, Ibu datang bukannya untuk bertamu melainkan hanya ingin memberikan hadiah Natal untukmu. Ibu ingin melihat kamu sekali lagi, mungkin yang terakhir kalinya, bolehkah saya masuk sebentar saja, karena di luaran dingin sekali dan sedang turun salju. Ibu sudah tidak kuat lagi nak!" kata wanita tua itu.
"Maaf saya tidak ada waktu, di samping itu sebentar lagi kami akan menerima tamu seorang pejabat tinggi, lain kali saja. Dan kalau lain kali mau datang telepon dahulu, jangan sembarangan datang begitu saja!" ucapan putrinya dengan nada kesal. Setelah itu pintu ditutup dengan keras. Ia mengusir ibu kandungnya sendiri, seperti juga mengusir seorang pengemis.
Tidak ada rasa kasih, jangankan kasih, belas kasihanpun tidak ada. Setelah beberapa saat kemudian bel rumah bunyi lagi, ternyata ada orang mau pinjam telepon di rumah putrinya "Maaf Bu, mengganggu, bolehkah kami pinjam teleponnya sebentar untuk menelpon ke kantor polisi, sebab di halte bus di depan ada seorang nenek meninggal dunia, rupanya ia mati kedinginan!"
Wanita tua ini mati bukan hanya kedinginan jasmaniahnya saja, tetapi juga perasaannya. Ia sangat mendambakan sekali kehangatan dari kasih sayang putrinya yang tercinta yang tidak pernah ia dapatkan selama hidupnya.
Seorang Ibu melahirkan dan membesarkan anaknya dengan penuh kasih sayang tanpa mengharapkan pamrih apapun juga. Seorang Ibu bisa dan mampu memberikan waktunya 24 jam sehari bagi anak-anaknya, tidak ada perkataan siang maupun malam, tidak ada perkataan lelah ataupun tidak mungkin dan ini 366 hari dlm setahun. Seorang Ibu mendoakan dan mengingat anaknya tiap hari bahkan tiap menit dan ini sepanjang masa. Bukan hanya setahun sekali saja pada hari-hari tertentu. Kenapa kita baru bisa dan mau memberikan bunga maupun hadiah kepada Ibu kita hanya pada waktu hari Ibu saja "Mother's Day" sedangkan di hari-hari lainnya tidak pernah mengingatnya, boro-boro memberikan hadiah, untuk menelpon saja kita tidak punya waktu.
Kita akan bisa lebih membahagiakan Ibu kita apabila kita mau memberikan sedikit waktu kita untuknya, waktu nilainya ada jauh lebih besar daripada bunga maupun hadiah. Renungkanlah: Kapan kita terakhir kali menelpon Ibu? Kapan kita terakhir mengundang Ibu? Kapan terakhir kali kita mengajak Ibu jalan-jalan? Dan kapan terakhir kali kita memberikan kecupan manis dengan ucapan terima kasih kepada Ibu kita? Dan kapankah kita terakhir kali berdoa untuk Ibu kita?
Berikanlah kasih sayang selama Ibu kita masih hidup, percuma kita memberikan bunga maupun tangisan apabila Ibu telah berangkat, karena Ibu tidak akan bisa melihatnya lagi.
When Mother prayed, she found sweet rest,
When Mother prayed, her soul was blest;
Her heart and mind on Christ were stayed,
And God was there when Mother prayed!
Our thanks, O God, for mothers
Who show, by word and deed,
Commitment to Thy will and plan
And Thy commandments heed.
A thousand men may build a city,
but it takes a mother to make a home.
No man is poor who has had a godly mother!
Selain aib yang harus di tanggung, ia pun harus bekerja berat di pabrik untuk membiayai hidupnya. Ketika ia melahirkan putrinya, tidak ada seorang pun yang mendampinginya. Ia tidak mendapatkan kecupan manis maupun ucapan selamat dari siapapun juga, yang ia dapatkan hanya cemohan, karena telahelahirkan seorang bayi haram tanpa bapa. Walaupun demikian ia merasa bahagia sekali atas berkat yang didapatkannya dari Tuhan di mana ia telah dikaruniakan seorang putri. Ia berjanji akan memberikan seluruh kasih sayang yang ia miliki hanya untuk putrinya seorang, oleh sebab itulah putrinya diberi nama Love - Kasih.
Siang ia harus bekerja berat di pabrik dan di waktu malam hari ia harus menjahit sampai jauh malam, karena itu merupakan penghasilan tambahan yang ia bisa dapatkan. Terkadang ia harus menjahit sampai jam 2 pagi, tidur lebih dari 4 jam sehari itu adalah sesuatu kemewahan yang tidak pernah ia dapatkan. Bahkan Sabtu Minggu pun ia masih bekerja menjadi pelayan restaurant. Ini ia lakukan semua agar ia bisa membiayai kehidupan maupun biaya sekolah putrinya yang tercinta. Ia tidak mau menikah lagi, karena ia masih tetap mengharapkan, bahwa pada suatu saat ayah dari putrinya akan datang balik kembali kepadanya, di samping itu ia tidak mau memberikan ayah tiri kepada putrinya.
Sejak ia melahirkan putrinya ia menjadi seorang vegetarian, karena ia tidak mau membeli daging, itu terlalu mahal baginya, uang untuk daging yang seyogianya ia bisa beli, ia sisihkan untuk putrinya. Untuk dirinya sendiri ia tidak pernah mau membeli pakaian baru, ia selalu menerima dan memakai pakaian bekas pemberian orang, tetapi untuk putrinya yang tercinta, hanya yang terbaik dan terbagus ia berikan, mulai dari pakaian sampai dengan makanan.
Pada suatu saat ia jatuh sakit, demam panas. Cuaca di luaran sangat dingin sekali, karena pada saat itu lagi musim dingin menjelang hari Natal. Ia telah menjanjikan untuk memberikan sepeda sebagai hadiah Natal untuk putrinya, tetapi ternyata uang yang telah dikumpulkannya belum mencukupinya. Ia tidak ingin mengecewakan putrinya, maka dari itu walaupun cuaca diluaran dingin sekali, bahkan dlm keadaan sakit dan lemah, ia tetap memaksakan diri untuk keluar rumah dan bekerja. Sejak saat tersebut ia kena penyakit rheumatik, sehingga sering sekali badannya terasa sangat nyeri sekali. Ia ingin memanjakan putrinya dan memberikan hanya yang terbaik bagi putrinya walaupun untuk ini ia harus bekorban, jadi dlm keadaan sakit ataupun tidak sakit ia tetap bekerja, selama hidupnya ia tidak pernah absen bekerja demi putrinya yang tercinta.
Karena perjuangan dan pengorbanannya akhirnya putrinya bisa melanjutkan studinya diluar kota. Di sana putrinya jatuh cinta kepada seorang pemuda anak dari seorang konglomerat beken. Putrinya tidak pernah mau mengakui bahwa ia masih mempunyai orang tua. Ia merasa malu bahwa ia ditinggal minggat oleh ayah kandungnya dan ia merasa malu mempunyai seorang ibu yang bekerja hanya sebagai babu pencuci piring di restaurant. Oleh sebab itulah ia mengaku kepada calon suaminya bahwa kedua orang tuanya sudah meninggal dunia.
Pada saat putrinya menikah, ibunya hanya bisa melihat dari jauh dan itupun hanya pada saat upacara pernikahan di gereja saja. Ia tidak diundang, bahkan kehadirannya tidaklah diinginkan. Ia duduk di sudut kursi paling belakang di gereja, sambil mendoakan agar Tuhan selalu melindungi dan memberkati putrinya yang tercinta. Sejak saat itu bertahun-tahun ia tidak mendengar kabar dari putrinya, karena ia dilarang dan tidak boleh menghubungi putrinya. Pada suatu hari ia membaca di koran bahwa putrinya telah melahirkan seorang putera, ia merasa bahagia sekali mendengar berita bahwa ia sekarang telah mempunyai seorang cucu. Ia sangat mendambakan sekali untuk bisa memeluk dan menggendong cucunya, tetapi ini tidak mungkin, sebab ia tidak boleh menginjak rumah putrinya. Untuk ini ia berdoa tiap hari kepada Tuhan, agar ia bisa mendapatkan kesempatan untuk melihat dan bertemu dengan anak dan cucunya, karena keinginannya sedemikian besarnya untuk bisa melihat putri dan cucunya, ia melamar dengan menggunakan nama palsu untuk menjadi babu di rumah keluarga putrinya.
Ia merasa bahagia sekali, karena lamarannya diterima dan diperbolehkan bekerja disana. Di rumah putrinya ia bisa dan boleh menggendong cucunya, tetapi bukan sebagai Oma dari cucunya melainkan hanya sebagai babu dari keluarga tersebut. Ia merasa berterima kasih sekali kepada Tuhan, bahwa ia permohonannya telah dikabulkan.
Di rumah putrinya, ia tidak pernah mendapatkan perlakuan khusus, bahkan binatang peliharaan mereka jauh lebih dikasihi oleh putrinya daripada dirinya sendiri. Di samping itu sering sekali dibentak dan dimaki oleh putri dan anak darah dagingnya sendiri, kalau hal ini terjadi ia hanya bisa berdoa sambil menangis di dlm kamarnya yang kecil di belakang dapur. Ia berdoa agar Tuhan mau mengampuni kesalahan putrinya, ia berdoa agar hukuman tidak dilimpahkan kepada putrinya, ia berdoa agar hukuman itu dilimpahkan saja kepadanya, karena ia sangat menyayangi putrinya.
Setelah bekerja bertahun-tahun sebagai babu tanpa ada orang yang mengetahui siapa dirinya dirumah tersebut, akhirnya ia menderita sakit dan tidak bisa bekerja lagi. Mantunya merasa berhutang budi kepada pelayan tuanya yang setia ini sehingga ia memberikan kesempatan untuk menjalankan sisa hidupnya di rumah jompo.
Puluhan tahun ia tidak bisa dan tidak boleh bertemu lagi dengan putri kesayangannya. Uang pension yang ia dapatkan selalu ia sisihkan dan tabung untuk putrinya, dengan pemikiran siapa tahu pada suatu saat ia membutuhkan bantuannya.
Pada tahun lampau beberapa hari sebelum hari Natal, ia jatuh sakit lagi, tetapi ini kali ia merasakan bahwa saatnya sudah tidak lama lagi. Ia merasakan bahwa ajalnya sudah mendekat. Hanya satu keinginan yang ia dambakan sebelum ia meninggal dunia, ialah untuk bisa bertemu dan boleh melihat putrinya sekali lagi. Di samping itu ia ingin memberikan seluruh uang simpanan yang ia telah kumpulkan selama hidupnya, sebagai hadiah terakhir untuk putrinya.
Suhu diluaran telah mencapai 17 derajat di bawah nol dan salujupun turun dengan lebatnya, jangankan manusia anjingpun pada saat ini tidak mau keluar rumah lagi, karena di luaran sangat dingin, tetapi Nenek tua ini tetap memaksakan diri untuk pergi ke rumah putrinya. Ia ingin betemu dengan putrinya sekali lagi yang terakhir kali. Dengan tubuh menggigil karena kedinginan, ia menunggu datangnya bus berjam-jam di luaran. Ia harus dua kali ganti bus, karena jarak rumah jompo tempat di mana ia tinggal letaknya jauh dari rumah putrinya. Satu perjalanan yang jauh dan tidak mudah bagi seorang nenek tua yang berada dlm keadaan sakit.
Setiba di rumah putrinya dlm keadaan lelah dan kedinginan ia mengetuk rumah putrinya dan ternyata purtinya sendiri yang membukakan pintu rumah gedong di mana putrinya tinggal. Apakah ucapan selamat datang yang diucapkan putrinya ? Apakah rasa bahagia bertemu kembali dengan ibunya? Tidak! Bahkan ia ditegor: "Kamu sudah bekerja di rumah kami puluhan tahun sebagai pembantu, apakah kamu tidak tahu bahwa untuk pembantu ada pintu khusus, ialah pintu di belakang rumah!"
"Nak, Ibu datang bukannya untuk bertamu melainkan hanya ingin memberikan hadiah Natal untukmu. Ibu ingin melihat kamu sekali lagi, mungkin yang terakhir kalinya, bolehkah saya masuk sebentar saja, karena di luaran dingin sekali dan sedang turun salju. Ibu sudah tidak kuat lagi nak!" kata wanita tua itu.
"Maaf saya tidak ada waktu, di samping itu sebentar lagi kami akan menerima tamu seorang pejabat tinggi, lain kali saja. Dan kalau lain kali mau datang telepon dahulu, jangan sembarangan datang begitu saja!" ucapan putrinya dengan nada kesal. Setelah itu pintu ditutup dengan keras. Ia mengusir ibu kandungnya sendiri, seperti juga mengusir seorang pengemis.
Tidak ada rasa kasih, jangankan kasih, belas kasihanpun tidak ada. Setelah beberapa saat kemudian bel rumah bunyi lagi, ternyata ada orang mau pinjam telepon di rumah putrinya "Maaf Bu, mengganggu, bolehkah kami pinjam teleponnya sebentar untuk menelpon ke kantor polisi, sebab di halte bus di depan ada seorang nenek meninggal dunia, rupanya ia mati kedinginan!"
Wanita tua ini mati bukan hanya kedinginan jasmaniahnya saja, tetapi juga perasaannya. Ia sangat mendambakan sekali kehangatan dari kasih sayang putrinya yang tercinta yang tidak pernah ia dapatkan selama hidupnya.
Seorang Ibu melahirkan dan membesarkan anaknya dengan penuh kasih sayang tanpa mengharapkan pamrih apapun juga. Seorang Ibu bisa dan mampu memberikan waktunya 24 jam sehari bagi anak-anaknya, tidak ada perkataan siang maupun malam, tidak ada perkataan lelah ataupun tidak mungkin dan ini 366 hari dlm setahun. Seorang Ibu mendoakan dan mengingat anaknya tiap hari bahkan tiap menit dan ini sepanjang masa. Bukan hanya setahun sekali saja pada hari-hari tertentu. Kenapa kita baru bisa dan mau memberikan bunga maupun hadiah kepada Ibu kita hanya pada waktu hari Ibu saja "Mother's Day" sedangkan di hari-hari lainnya tidak pernah mengingatnya, boro-boro memberikan hadiah, untuk menelpon saja kita tidak punya waktu.
Kita akan bisa lebih membahagiakan Ibu kita apabila kita mau memberikan sedikit waktu kita untuknya, waktu nilainya ada jauh lebih besar daripada bunga maupun hadiah. Renungkanlah: Kapan kita terakhir kali menelpon Ibu? Kapan kita terakhir mengundang Ibu? Kapan terakhir kali kita mengajak Ibu jalan-jalan? Dan kapan terakhir kali kita memberikan kecupan manis dengan ucapan terima kasih kepada Ibu kita? Dan kapankah kita terakhir kali berdoa untuk Ibu kita?
Berikanlah kasih sayang selama Ibu kita masih hidup, percuma kita memberikan bunga maupun tangisan apabila Ibu telah berangkat, karena Ibu tidak akan bisa melihatnya lagi.
When Mother prayed, she found sweet rest,
When Mother prayed, her soul was blest;
Her heart and mind on Christ were stayed,
And God was there when Mother prayed!
Our thanks, O God, for mothers
Who show, by word and deed,
Commitment to Thy will and plan
And Thy commandments heed.
A thousand men may build a city,
but it takes a mother to make a home.
No man is poor who has had a godly mother!
Spread The Word
71 Responses to "Pengorbanan Seorang Ibu" 
|
said this on 05 Aug 2008 1:07:56 AM EDT
emang tuh anak setan ... mati aja
|
|
said this on 02 Feb 2009 11:46:43 PM EDT
selama ini...n entah kpn terakhr kali'a ak mencium mama.bhkan untuk bermanja2n pun ak tk pernah.it krna ak ank broken home *
mski ak seperti it,tp ak yakin ma2 bisa merasakan kasih sayangku walaupun ak tk pernah menunjukan'a.
i love mam...senyumnu adalah hidupku.tangismu adalah deritaku..
|
|
said this on 05 Feb 2009 6:16:41 PM EDT
akan ak ceritakan kembali pada anakku, semoga ak tak diperlakukan seperti it pd anakku kelak ...
|
|
said this on 22 Feb 2009 3:16:42 AM EDT
duh...
sumpah.
ntuh cerpen menyentuh bgt..
bwt terharu jah..
hiks..
:(
|
|
said this on 25 Feb 2009 1:48:54 AM EDT
ampyuun, nich cerita dalam banget sech..
knp sech kita baru akan bisa menyadari ap yg kita miliki,setelah kita benar2 kehilanganny...
|
|
said this on 01 Mar 2009 8:56:01 PM EDT
emank tuch ank kebangetan bener, g tw bls jasa.. dasar anak g' punya hati!!!!!!!!!!!!
|
|
said this on 24 Apr 2009 12:36:06 AM EDT
sedih banget mendengar cerita diatas. anak tidak mau mengakui ibu kandungnya.g semua ibu seperti cerita diatas.contohnya adalah ibuku.bukannnya q menjelek2kan ibuku sndri.tp kenyataan.ibuku tidak mau mengakuiq sbgai anak.apa yg q kerjakan selalu salah dimatanya.pdhal q dah berusaha menjadi anak yg baik bagi ibuku.
|
|
said this on 07 May 2009 8:55:36 AM EDT
tuh anak hruz'na snang pnya ibu sprti tuh yg mo mikirin anak'na &lupa pd dri'na sndiri.ibu gw za gak prnh syg ma gw krn gw anak broken home &ayah da mninggal.tpi gw ttap sayang ma mama gw kok.
|
|
said this on 19 May 2009 8:26:41 PM EDT
cerita diatas sngt menyentuh perasaan dan membuat kita mengingat kembali jasa2 ibu, yang terkadang terlupakan karna nikmatnya dunia.
|
|
said this on 15 Jun 2009 4:25:32 AM EDT
tuh ank kyk tai bgt sich....g ngaca gmn dirix.g punya ht n gak tw diuntung.klo ibux g sebaik itu udh mati kali tuh ank
|
|
said this on 09 Jul 2009 1:08:56 AM EDT
sumpah ceritanya nyentuh banget..bikin air mata keluar,gw janji bakal sayang selalu sama mama gw...gw bakal bahagiain dia.I love mam.....
|
|
said this on 11 Aug 2009 3:49:44 AM EDT
Sumpah,ceritanya bgs bgt deh.cerita ini bikin aku ingat kalo nggak ada mama tu rasanya gimana ya?aku akan mencintai mama lebih dari diriku sendiri.I love you full mam...cintaku padamu begitu besar!
|
|
said this on 31 Aug 2009 10:35:47 PM EDT
eh dasar tu anak guoblok bgt...di kasih ati malah minta'e jantung...
low tu jd sodara gue...dah gue bejek" tu anak.....
|
|
said this on 20 Nov 2009 7:28:53 PM EDT
ibu adalah wanita terhebat di dunia......... thx bgt bwt ceritax..... kan kuperlakukan ibuku dengan kasih syang, seprti ia memperlakukanku dengan cinta....
|
|
said this on 07 Dec 2009 9:54:39 PM EDT
WAH CERITA YANG HEBAT BGT JADI INGET JASA ORTU SELAMA INI QT HANYA INGET KEKURANGAN NYA AJA N G PERNAH INGET perjuangan nya dia
|
|
said this on 11 Dec 2009 8:12:31 AM EDT
muph , kan kslahan aku bu . mngkin , tnpa ku sadari aku tlah mnyakti dan melukai prsaan mu . i love u mom .
|
|
said this on 16 Dec 2009 8:31:35 PM EDT
I LOVE U MOM..
cerita ini jadi ngingetin q ma ibu q di kampung halaman..
air mata q jatuh ketika membaca cerita ini,.
|
|
said this on 23 Dec 2009 11:44:55 AM EDT
Nice article...Boleh aku copy dan edit di blogku ya...Thanks...
Wish u luck!
|
|
said this on 06 Feb 2010 1:29:13 AM EDT
critax bgus bnt sch....
jdy inget ma2hQ d'rumah....
i love U mam???
mungkn selama nE Q sring nykitiN htY ma2h........
tpy Q janji Q akan bahagiain ma2h dgn spNuh htyQ.....
|
|
said this on 10 Feb 2010 12:29:40 AM EDT
dasar anak yang tidk menghargai jasa seorang ibu yang telah mlhrknya???? klw pnya ank kya gtu pngen lgsung di buang aja?
|
|
said this on 27 Feb 2010 3:58:45 PM EDT
cerita ny hmpr mrp ma malin kundang y.......
menyakiti ibu ny sndiri,pdhl ibu ny udh susah payah m'bsrkan ny....
" mngkn tu jga gara2 t'lalu dimanja sma ibu ny.... jd ny gtu, ga tau blz budi.......
|
|
said this on 01 Mar 2010 7:07:17 AM EDT
sumpah........habis baca cerita ini q sempat nangis,dalam bget crita na sampek q terharu.....jangan perna kita menyakiti seorang ibu,apalagi ibu kandung,karna surga ada ditelapak kaki mereka......
|
|
said this on 19 Mar 2010 5:13:08 AM EDT
Crita ini mmbuat z mnangis krena prjuangan Ibu yg sngat Hebat.
Yang tlah brjuang untuk mmbahagiakan anakx.
|
|
said this on 10 May 2010 9:29:15 PM EDT
na'udzubillah..........semoga anakku tdk akan tmbh mnjd anak yg durhaka dan tak berperasaan sprti itu.........mengingat betapa sakit & menderita sblm melahirkan jg bs membuat kita lbh mghrgai ortu,terutama IBU,IBU &IBU
|
|
said this on 15 May 2010 7:24:30 AM EDT
crtany sngat mnyentuh...
q ampek nangis...
mga ja q g jd ank yg drhaka...
trma ksih ma...
trma ksih ats ciumanmu stiap q pulang kerumah...
I LOVE U MAM...
|
|
said this on 25 May 2010 2:40:45 AM EDT
... no comment.. Like this !!
crita'a menyentuh bngt :'(
jd nangis..
|
|
said this on 03 Jun 2010 8:05:32 AM EDT
emang tuh anak kurang ajar trhadap orangtuanya mndingan klo gitu anak mti aja
|
|
said this on 30 Jun 2010 11:50:04 AM EDT
q g bs nahan airmataku saat mmbaca cerpen ni, krn q lngsung teringat pd ibuku.. ibu yg sllu mncurahiku dg ksh syg.. ibu yg sllu bs memaafkn smua kslhnku bhkan utk kslhn trbesarku x ini krn q hamil diluar nikah & cwoku tdk mau brtanggungjwb, ibu sma skali tdk memarahiku,dy justru mnta maaf ke q krn dy mrsa ini adl kslhn dy yg ga bs mnjaga q dg baik & yg paling mmbuatku trharu adl dy ttp mnsupport q utk melahirkn & mmbesarkn ank ini.. ma2h, q bnr2 mnyesal tlh mngecewakanmu..
|
|
said this on 05 Jul 2010 6:43:18 AM EDT
semoga tuhan menganmpuni aku gk bisa berenti nagis nih sedih banget aku,,,,,,
|
|
said this on 31 Jul 2010 3:31:49 AM EDT
HmmM...SANgat AMat MeNyentuH bNget....JaDi tRiNgat iBu d_ruMah..UkH,,jD PNgen NAngiiizzzzzzzzzzzzzz....!!!
Ibu tRie SaYang Ibu....
|
|
said this on 11 Aug 2010 11:52:26 PM EDT
crita ini bner" bkin airmata q netes utk yg k'sekian xnya..
bu,,aku janji akan mnjadi ank yg brbakti pdamu dan berusaha akan slalu membahagiaknmu..
aku tak ingin mlhatmu mnteskan air mata wlw hnya setetes..
I LOVE U MOM...!!!!!!!!!!!!!!
|
|
said this on 19 Aug 2010 11:22:37 PM EDT
uuuuuuhhhhhhhhh,,mnyentuh hti bgt,, i Love u mam,,,muach
|
|
said this on 24 Aug 2010 2:16:04 AM EDT
perasaanku sangat terenyuh membaca kisah yg kubaca karena begitu besarnya perjuangan dan pengorbanan seorang ibu yang telah melahirkan kita dan bila aku ingat akan pengorbanan dan kasih sayang ibuku...aku jadi kangen padanya yang kini udah pergi slama-lamanya dan tak mungkin lagi aku bisa menatap matanya yg teduh dan mendengarkan nasehat2 nya lagi...Selamat jalan Ibuku tercinta...kasihmu dan cintamu takkan pernah bisa tergantikan oleh apapun dalam hatiku...
|
|
said this on 02 Sep 2010 12:56:24 AM EDT
Aq salut dalam cerita itu ditekankan bukan hanya kasusnya saja, tapi si Ibu selalu mendoakan anaknya walaupun selalu dihina & perih, tidak seperti cerita Malin Kundang yg langsung dikutuk. "masih adakah wanita skrg yg calon ibu seperti cerita diatas"????
|
|
said this on 30 Sep 2010 10:18:06 AM EDT
sumpah!!! sedih bgt,, ini cerita bikin gw nangis dan ingat smua kesalahan yg pernah melukai hati mama. I am sorry mom,i know you sad,i make you cry always,only give u trouble as along time.
|
|
said this on 16 Oct 2010 5:10:55 AM EDT
Kisah ini menyadarkan ku begitu besar pengorbanan seorang ibu bagi kpd kita.
Terima kasih ma atas semua yg tlah ma2 berikan kpd ku, walaupun aq belum bisa membalas na...
I love U Mom . .
|
|
said this on 18 Oct 2010 9:59:12 PM EDT
Begitu aku baca cerita ini aku langsung nangis terseduh seduh, dan langsung inget mamaku yg selalu menyayangiku
|
|
said this on 04 Nov 2010 12:57:24 AM EDT
q adalah seorang yg selalu menangis ketika membaca kisah tentang pengorbanan seorang ibu, namun hal tu tidak sama sekali ketika membaca kisah diatas,q bkn malah menangis tp q marah dan hati ini kayak diiris leh pisau yang sangat tajam, sakit sekali hati ini melihat perilaku anak diatas, yg sama sekali tidak tau berbalas budi tehdap jasa2 orang tuannya....
|
|
said this on 11 Nov 2010 9:26:39 AM EDT
sngguh sgt mngharukan ceritanya....krn sampai skrg ini sy gak prnh mbalas semua kbaikan ibu sy. krn ibu sy sdh prg menghadap Yang Maha Kuas.....
selamat jalan ibu ku, aqakan slalu merindukan dirimu....????
|
|
said this on 08 Dec 2010 5:46:03 AM EDT
iehh smpah klo gw jdi ibu anak itu gw bkal kutukk daa abiss;a bgo bngett sihhhh,. gw smpahinn anak kyk gtu byarr jdi monyet adjj skaliannnn.....................
|
|
said this on 14 Dec 2010 8:15:51 PM EDT
makanya punya anak jngan dimanjain bnget, biarin dy belajar dri pengalaman.........
|
|
said this on 20 Dec 2010 7:27:58 PM EDT
stelh akku bca crita di ats...akku jdi kngen m ibukkku. akku jauh dri ibukku,,,,dah 2 thun lebih ibukku skit,,,
ya ALLH sampaikn rindukku nie pda ibukku,,,brilh ksembuhan pda beliau
i love u mom.........
|
|
said this on 11 Jan 2011 1:12:54 AM EDT
go to hell !! dasar anak durhaka .. gag tau diuntung !! masukkin k perut lgi , nyahok lu .. dah untung ibu lu g ngegugurin lu n brani nanggung malu dmi lu .. eeh .. blesane kek gitu .. jahanam ! lyat ja , bkal d bles m ank lu klak .. hkum karma brlaku !!!!!!
|
|
said this on 14 Jan 2011 11:30:40 PM EDT
wahhh.. kalo tau begitu dari dlu gugurin aja tuh anak yah... buat apa di lahirin udah bikin susah... heran yah udah jahat gitu kok masih bisa juga jadi org kaya banget... bagus juga nasib tuh anak durhaka...wkwkwkwkwk
|
|
said this on 21 Jan 2011 7:49:37 AM EDT
menyentuhh gan,,ane ampe meneteskan air mata baca nh cerpen,,,
|
|
said this on 01 Feb 2011 8:34:34 PM EDT
bagus banget ne ceritanya! ibu emank yang terbaik! neraka paling bawah tuch untuk si anak! gak tau terima kasih!kalo ne fiktif,,Top markotop buat pengarangnya!
|
|
said this on 02 Feb 2011 2:58:30 AM EDT
i love you mum...always..
|
|
said this on 05 Feb 2011 9:19:04 AM EDT
hu..hu..hu..maaf-kan aq mah kl slama ini aq belum bisa bahagiakan mama....tp aq janji akan berusaha untuk bahagiakan mama....i love mama
|
|
said this on 13 Feb 2011 8:08:43 PM EDT
trhru bngt,,mpe" mt ngluarin aerny,,,
good luck
|
|
said this on 09 Mar 2011 7:16:03 PM EDT
love mom always be in my heart FOREVER
|
|
said this on 19 Mar 2011 5:39:23 AM EDT
kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa..........
kasih sayang ibu akan selalu di hati ku selamanya.
I LOVE U MOOM
|
|
said this on 27 Mar 2011 1:28:46 AM EDT
ceritanya mengharu banget kalau aku jadi ibunya, aku g bakal manjain dia... kejam bangett
|
|
said this on 07 Apr 2011 8:50:00 PM EDT
i love u mom,,,,,,,engkau malaikat bagiku.trmksh atas semua perjuanganmu ibuku,,,,,,,miss u mom
|
|
said this on 29 Apr 2011 4:55:04 AM EDT
Eh... ini mah cerita'a tentang org kristen.... NAJIS....
I ♥ MOM
|
|
said this on 06 May 2011 6:06:28 AM EDT
duduk termenung dan menangis setelah membaca cerita nii..
terigat akan IBU ku yg telah berjuang hanya untuk aku ..
aku pun tak tahu kapan terakhir kali mencium ibu ...
|
|
said this on 13 May 2011 2:50:19 AM EDT
jd inget ma simbok
|
|
said this on 10 Jul 2011 11:39:32 AM EDT
wah,,,,jdi bener2 sedih stlh bca cerpen diatas,,,gak terasa air mata menetes,,,,,,,,,,,,ibu mmng belahan jwa kt,,,tanpa ibu kta gak mngkin da didunia ini,,,ya ALLAH,ampunilah dosa k 2 orang tuaku,,,,terimalah amal ibdahnya,,,,hnya engkaulah yng bsa mmbrkn pahala untuknya amin.......i love u mom:)
|
|
said this on 16 Aug 2011 5:21:22 AM EDT
I LOVE U MOM....AND....I MISS U
|
|
said this on 17 Aug 2011 1:49:34 AM EDT
aku nangis berat dengan cerita ini... menyedihkan abis,,,, aduh rindu mama yang ada di daerah hanya 2 kali bertemu dalam setaun mama akukangen
|
|
said this on 30 Oct 2011 8:26:55 AM EDT
aaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrgggggggggggghhhhhhhhhhhh nangis denger ceritanya di jadiin film bagus tuh
|
|
said this on 10 Nov 2011 2:45:31 PM EDT
aku adalah seorang anak broken hoome,,yang merindukan kasih dan sayang ibu,,walau ibuku mementingkan suaminya dr pada aku.tapi ku tahu kalau dia menyayangi aku...dan aku rindu pelukan ,ciuman serta perhatiaanya....I Love U mom....
aku benci org yang menyia-nyiakan ibu mereka.tidakkah kamu tau ibu adalah segalanya bagiku..hidup,mati dan keberhasilan kita tidak luput dr doa dan kasih sayangnya......
|
|
said this on 10 Nov 2011 2:47:09 PM EDT
aku adalah seorang anak broken hoome,,yang merindukan kasih dan sayang ibu,,walau ibuku mementingkan suaminya dr pada aku.tapi ku tahu kalau dia menyayangi aku...dan aku rindu pelukan ,ciuman serta perhatiaanya....I Love U mom....
aku benci org yang menyia-nyiakan ibu mereka.tidakkah kamu tau ibu adalah segalanya bagiku..hidup,mati dan keberhasilan kita tidak luput dr doa dan kasih sayangnya......
|
|
said this on 11 Nov 2011 11:22:10 AM EDT
kasian bgt sh c ibu.. :(
|
|
said this on 22 Nov 2011 8:03:26 AM EDT
sedih mendengar ceritanya. memang anak itu gak tw berterima kasih kepada ibunya
seperti kacang lupa kulitnya
aq lebih baik tidak mempunyai harta dan benda daripada tidak mempunyai ibu........
mother's i love you...........
|
|
said this on 25 Nov 2011 2:41:23 AM EDT
Mh !!!
sUmpah nie Artikel bwt aq nAngis ,
:'(
aKu jadi selalu teringat ats semua dosa-dosaqu pda ma2h ,,
ya ALLOH Ampuni Lakh senua kesalahan dan dosa ibuqu . . .
|
|
said this on 25 Nov 2011 2:42:37 AM EDT
Mh !!!
sUmpah nie Artikel bwt aq nAngis ,
:'(
aKu jadi selalu teringat ats semua dosa-dosaqu pda ma2h ,,
ya ALLOH Ampuni Lakh senua kesalahan dan dosa ibuqu . . .
|
|
said this on 12 Jan 2012 10:49:24 PM EDT
terharu .. .
cerita nya bagus banget,
jadi keinget ma ibuk di rumah.
ingin kecup kening ibu setiap hari dan setiap saat ..
|
|
said this on 12 Jan 2012 10:53:17 PM EDT
betapa besar pengorbanan itu ,
tappi tappi , anak'e NGGAPLEKI
#lakk yyo sakit sse hatie ibu itu,
:(
|
|
said this on 16 Jan 2012 10:52:07 PM EDT
menyentuh sekali.........ya allah ampunilah dosa"ku juga kedua ortuku ........
|
|
said this on 07 Feb 2012 4:37:30 AM EDT
ceritax menyentuh hati
jadi terharu nih...
pengen nangis deh rasax...
|
|
said this on 08 Feb 2012 1:10:05 AM EDT
crita bguz... smoga sya g jdi anak yg sperti itu...
i love you mom..
|

Author)